MANGUPURA — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara langsung meminta warganya untuk tetap bersatu dan mendukung setiap program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah daerah. Permintaan ini disampaikan di sela-sela penjelasan mengenai sejumlah kebijakan baru yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
"Saya berharap masyarakat tetap bersatu mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung yang pro rakyat," ujar Bupati Adi Arnawa dalam keterangan resmi yang diterima di Mangupura, Jumat.
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah kebijakan di bidang pendidikan. Pemkab Badung memprioritaskan pemberian biaya kuliah S1 gratis bagi anak-anak petani. Selain itu, pemerintah daerah juga memutuskan untuk menggratiskan biaya pendidikan jenjang SMA di wilayah Badung, meskipun secara regulasi kewenangan pendidikan menengah berada di tingkat provinsi.
"Khusus di Badung, kami ambil kebijakan itu karena untuk SD dan SMP sudah gratis. Selain itu, anak ketiga (Nyoman) dan keempat (Ketut) yang menempuh pendidikan tinggi juga akan diberikan biaya kuliah gratis selama empat tahun penuh, termasuk biaya wisuda," jelas Bupati Adi Arnawa.
Di luar sektor pendidikan, program bantuan sosial langsung juga terus digulirkan. Setiap kepala keluarga penerima di Badung mendapatkan bantuan sebesar Rp2 juta yang cair setiap hari raya besar keagamaan. Kebijakan ini disebut untuk meringankan beban ekonomi warga, terutama di momen-momen penting keagamaan.
Pemerintah daerah juga berkomitmen mendukung pelestarian adat, budaya, dan kegiatan keagamaan. Salah satu bentuk dukungan nyata adalah penyaluran dana hibah untuk pelaksanaan rangkaian ritual upacara agama di Pura Dalem Puri, Desa Bongkasa.
Ketua Panitia upacara agama di Pura Dalem Puri, I Nyoman Nada, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah. Menurutnya, dana hibah tersebut sangat membantu masyarakat desa dalam memelihara sarana prasarana suci atau yang dikenal dengan istilah ngodak tapakan.
"Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan dana hibah dari pemerintah yang sangat membantu masyarakat desa dalam memelihara sarana prasarana suci," kata I Nyoman Nada.