Pemkab Badung Siapkan Kuota 450 Penerima Beasiswa 'Nak Badung' 2026, Dua Kategori Dibuka Mulai 9 Juni

Penulis: Feri Andika  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:04:37 WIB
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memaparkan skema Beasiswa Nak Badung 2026 di hadapan pimpinan perguruan tinggi Bali.

BADUNGPemkab Badung mematangkan skema dan ketentuan pemberian Beasiswa 'Nak Badung' 2026. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memaparkan langsung rencana ini di hadapan para petinggi perguruan tinggi di Bali.

"Rencananya nanti pada 9 Juni program ini diluncurkan dan perguruan tinggi bisa melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama kami. Tahun ini disiapkan kuota 450 penerima, semoga bisa terpenuhi kuota tersebut," kata Adi Arnawa, Jumat (29/5/2026).

Beasiswa Motivasi dan Afirmasi: Dua Jalur untuk Pelajar dan Mahasiswa

Beasiswa Nak Badung 2026 dibagi menjadi dua sasaran utama. Pertama, Beasiswa Motivasi diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK. Kedua, Beasiswa Afirmasi menyasar mahasiswa jenjang S1, D4, dan program profesi.

Pemerintah memprioritaskan perguruan tinggi yang diajak kerja sama memiliki program studi berkualitas dengan akreditasi minimal baik maupun sangat baik. Hal ini dinilai penting agar lulusan yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan mampu bersaing.

Kuota Terbatas, Sistem Verifikasi Ketat untuk Warga Miskin

Kuota 450 kursi ini berlaku sama rata untuk mahasiswa di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Karena jumlahnya terbatas, Pemkab Badung akan menerapkan sistem verifikasi yang mengutamakan siapa yang paling awal melengkapi berkas administrasi.

Untuk mengantisipasi warga miskin yang tercecer, pemerintah memperketat indikator penilaian. Verifikasi faktual secara langsung ke lapangan akan dilakukan untuk memastikan status orang tua calon penerima beasiswa sebagai petani benar-benar riil dan bukan sekadar formalitas.

Bagian dari RPJMD 2025-2029 Menuju Indonesia Emas 2045

Program Beasiswa Nak Badung menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Badung 2025-2029. Pemkab Badung, menurut Adi, wajib merancang beasiswa ini untuk mendongkrak kualitas dan daya saing warga lokal.

"Bagaimana kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri jika tidak mempunyai SDM yang mumpuni. Maka dari itu, saya berharap melalui sosialisasi ini kita bisa menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen bersama dalam mencetak generasi emas yang unggul dan berdaya saing global," ujar Adi Arnawa.

Reporter: Feri Andika
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top