Soekarno Cup Bali Berhasil Lahirkan Talenta Muda ke Kancah Nasional, Pelatih Harap Digelar Rutin Setiap Tahun

Penulis: Ivan Setiawan  •  Senin, 25 Mei 2026 | 22:51:01 WIB
Final Liga Kampung Soekarno Cup Bali 2026 berlangsung sengit di Stadion Ngurah Rai, Denpasar.

DENPASAR — Ajang sepak bola akar rumput, Liga Kampung Soekarno Cup Provinsi Bali, menuai apresiasi dari para pelatih karena dinilai efektif melahirkan talenta muda yang siap bersaing di level nasional. Turnamen yang baru saja merampungkan fase ketiga pada 25 Mei 2026 itu diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan.

Harapan tersebut disampaikan langsung oleh pelatih Tim Banteng Badung, Made Bagus Arjun Mahayana, usai laga final di Stadion Ngurah Rai, Senin (25/4/2026). Menurutnya, kompetisi ini menjadi batu loncatan penting bagi pemain muda asal Bali.

“Saya berharap agar Liga Soekarno Cup ini tetap digulir setiap tahunnya karena akan memunculkan talenta-talenta muda yang bisa mengharumkan nama Bali,” ujarnya dalam konferensi pers.

Ekosistem Pembinaan yang Terbukti Berhasil

Senada dengan Mahayana, pelatih Anak Agung KT Brahmasta menilai turnamen ini telah menjadi bagian dari ekosistem pembinaan usia dini yang terstruktur. Ia optimistis pembinaan berjenjang seperti ini akan melahirkan bibit-bibit unggul dari Pulau Dewata.

“Selama ini Bali selalu konsisten tampil di partai puncak dalam perhelatan Liga Kampung Soekarno Cup Nasional. Ini bukti pembinaan kita berjalan,” tambah Brahmasta.

Final Sengit: Banteng Denpasar Kalahkan Banteng Badung

Partai puncak Liga Kampung Soekarno Cup tahun ini mempertemukan dua tim terkuat. Tim Banteng Denpasar sukses menggilas Banteng Badung dengan skor tipis 3-2 dalam laga yang berlangsung ketat di Stadion Ngurah Rai.

Turnamen yang berlangsung dari 9 hingga 25 Mei 2026 itu diikuti oleh delapan tim perwakilan dari kabupaten dan kota se-Bali. Kompetisi ini menjadi ajang seleksi sekaligus pembinaan pemain muda berbakat di daerah.

Semangat Bung Karno Jadi Inspirasi

Ketua Panitia Liga Kampung Soekarno Cup 2026 Provinsi Bali, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi biasa. Ia menyebut kegiatan ini merupakan proses pembinaan dan seleksi pemain muda Bali secara formal.

“Kegiatan Soekarno Cup ini menjadi wadah bagi talenta-talenta muda yang bisa bermain bola dalam kompetisi formal yang dilaksanakan oleh PDI Perjuangan,” ungkap Adi Arnawa.

Ia menambahkan, semangat olahraga yang diwariskan Presiden pertama RI, Soekarno, menjadi inspirasi utama penyelenggaraan turnamen tersebut. Bung Karno dikenal memiliki perhatian besar terhadap perkembangan olahraga nasional, termasuk pembangunan berbagai fasilitas olahraga bersejarah di Indonesia.

“Ini bagian dari bagaimana kita menerjemahkan semangat Bung Karno yang sangat sportif dan sangat mengapresiasi olahraga,” ujarnya.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: diksimerdeka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top