Tas Sopir Pikap Asal Sidoarjo Raib Digondol Maling Saat Ganti Ban di SPBU Jembrana, Kerugian Capai Rp 2,5 Juta

Penulis: Feri Andika  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 13:00:15 WIB
Sopir pikap asal Sidoarjo kehilangan tas berisi uang dan dokumen saat ganti ban di SPBU Jembrana.

NEGARA — Aksi pencurian di area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kembali terjadi di Bali. Kali ini korbannya adalah KR, seorang sopir pikap asal Sidoarjo, Jawa Timur, yang tengah mengganti ban kempis di SPBU Rahayu, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Rabu (20/5/2026) pagi.

Menurut data yang dihimpun, kerugian yang dialami korban mencapai Rp 2,5 juta. Uang tunai Rp 700 ribu, satu unit ponsel, kartu ATM, dan dokumen penting ikut raib saat tas selempang hitam miliknya digondol maling.

Kronologi: 15 Menit Ganti Ban, Maling Gasak Tas dari Jok Mobil

Korban bersama rekannya tiba di SPBU Rahayu sekitar pukul 06.40 Wita untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM). Saat itulah mereka menyadari salah satu ban mobil pikap L300 yang dikendarainya dalam kondisi kempis.

KR kemudian memarkir kendaraannya di depan mesin ATM SPBU dan mulai mengganti ban. Proses perbaikan yang memakan waktu sekitar 15 menit itu ternyata menjadi celah bagi pelaku.

Berdasarkan rekaman kamera pemantau (CCTV) yang beredar di media sosial, terduga pelaku mengendarai sepeda motor bercat putih. Ia tampak mengenakan jaket hitam dan helm merah, lalu memarkir kendaraannya di dekat pikap korban. Setelah memastikan situasi aman, pria misterius itu mendekati mobil dan mengambil sesuatu dari dalam jok sebelum melarikan diri ke arah timur.

Korban Baru Sadar Saat Hendak Bayar Tambal Ban

KR belum menyadari tasnya raib saat langsung melanjutkan perjalanan. Ia baru tersadar ketika berhenti di wilayah Tegal Asih, Jembrana, untuk menambal ban yang kempis. Saat hendak membayar jasa tambal ban, korban terkejut karena tas selempang yang sebelumnya ditaruh di atas jok mobil sudah tidak ada.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gede Alit Darmana membenarkan adanya laporan tersebut. "Benar. Kami masih melakukan penyelidikan," ungkap Alit singkat saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026).

Polisi Buru Pelaku yang Manfaatkan Kelengahan Korban

Pihak kepolisian saat ini tengah memburu pelaku yang diduga kuat memanfaatkan situasi saat korban fokus memperbaiki ban mobil. Rekaman CCTV yang viral di media sosial menjadi salah satu petunjuk utama untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dan nomor kendaraan yang digunakan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk tetap waspada saat berada di area SPBU, terutama ketika tengah sibuk dengan aktivitas lain seperti mengganti ban atau mengisi bahan bakar. Barang berharga sebaiknya tidak ditinggalkan begitu saja di dalam kabin kendaraan dalam jangkauan orang asing.

Reporter: Feri Andika
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top