Polri Bukan Ambil Alih Lahan Petani, Ini Fokus Pendampingan di Buleleng Demi Produksi Jagung yang Lebih Stabil

Penulis: Feri Andika  •  Senin, 18 Mei 2026 | 03:43:01 WIB
Polri mendampingi petani Buleleng untuk meningkatkan produksi jagung secara berkelanjutan.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menegaskan bahwa petani tetap menjadi aktor utama di sektor pangan. Kepolisian hadir untuk membantu meningkatkan produktivitas dan memastikan hasil panen bisa lebih stabil dari sisi kuantitas maupun harga.

“Yang mengelola lahan tetap petani. Kami membantu lewat pendampingan dan dukungan supaya hasil produksi bisa meningkat,” ujarnya dalam kegiatan panen yang berlangsung Sabtu (16/5/2026).

Gudang Pangan Dibangun, Bukan Cuma Panen

Tak hanya pendampingan di sektor budidaya, Polri juga mulai menyiapkan penguatan pascapanen. Salah satu langkah konkret yang sudah dimulai adalah pembangunan gudang ketahanan pangan di kawasan tersebut.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kualitas hasil pertanian sekaligus membantu stabilitas distribusi pangan masyarakat. Selama ini petani kerap menghadapi masalah cuaca, distribusi, hingga fluktuasi harga komoditas jagung yang menjadi salah satu hasil utama Buleleng.

Sinergi Lintas Sektor untuk Petani Buleleng

Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Bali Brigjen Pol I Made Astawa. Ia hadir bersama Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, perwakilan Pemprov Bali, Pemkab Buleleng, TNI, tokoh agama, tokoh adat, hingga kelompok tani setempat.

Di lapangan, para petani tetap menjadi pihak yang paling dominan bekerja. Polisi lebih banyak membantu koordinasi program ketahanan pangan yang dijalankan bersama pemerintah daerah dan kelompok tani.

Mengapa Buleleng Jadi Pusat?

Kabupaten Buleleng selama ini dikenal sebagai salah satu sentra pertanian di Bali. Komoditas jagung menjadi andalan utama masyarakat setempat, sehingga keterlibatan lintas sektor dinilai dibutuhkan agar produksi pangan daerah tetap terjaga.

Selain panen jagung, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan operasional program SPPG sebagai bagian dari penguatan sistem pangan berkelanjutan. Polri berharap keterlibatan ini dapat membantu menjaga ketersediaan pangan daerah sekaligus berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani di Bali, khususnya di Buleleng. (*)

Reporter: Feri Andika
Sumber: nusabali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top