Ahmad Nung, pedagang kacamata keliling asal Karangasem, resmi masuk daftar 29 calon jamaah haji yang berangkat ke Surabaya pada 8 Mei mendatang. Penantian panjang pria lansia ini berakhir setelah menyisihkan penghasilan harian dari berjualan kacamata di pelosok Bali Timur.
KARANGASEM — Ahmad Nung membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk menunaikan rukun Islam kelima. Pria yang sehari-hari menjajakan kacamata keliling di wilayah Karangasem ini dipastikan berangkat ke Tanah Suci dalam rombongan tahun ini.
Perjalanan Ahmad menuju Baitullah merupakan buah dari kesabaran panjang selama bertahun-tahun. Di usia senjanya, ia tetap konsisten melakoni profesi sebagai pedagang kecil demi mewujudkan impian spiritual yang telah lama ia cita-citakan.
Kisah Ahmad Nung menjadi sorotan di tengah persiapan keberangkatan jamaah haji asal Bali Timur. Setiap hari, ia berkeliling menjajakan kacamata di berbagai desa di Karangasem dengan penghasilan yang tidak menentu.
Meski hanya mengandalkan keuntungan kecil dari setiap pasang kacamata yang terjual, Ahmad disiplin menabung. Ketekunan tersebut akhirnya mengantarkan namanya masuk dalam daftar kuota jamaah yang berhak berangkat pada musim haji 1445 Hijriah.
Keberangkatan Ahmad menjadi inspirasi bagi warga lokal di Karangasem. Ia menunjukkan bahwa niat kuat dan konsistensi dalam mengumpulkan dana haji bisa membuahkan hasil, terlepas dari apa pun latar belakang profesinya.
Ahmad merupakan satu dari 29 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Karangasem yang dijadwalkan bertolak menuju embarkasi Surabaya. Berdasarkan jadwal resmi, rombongan ini akan meninggalkan Bali pada 8 Mei mendatang.
Seluruh jamaah asal Karangasem saat ini tengah melakukan persiapan akhir, mulai dari pemantapan manasik hingga pemeriksaan kesehatan tahap akhir. Pihak penyelenggara memastikan seluruh dokumen perjalanan dan logistik bagi 29 jamaah tersebut sudah siap.
Fokus utama pendampingan saat ini adalah menjaga kondisi fisik jamaah, mengingat sebagian besar peserta, termasuk Ahmad, sudah memasuki kategori usia lanjut. Keberangkatan menuju Surabaya akan menjadi titik awal dari rangkaian ibadah panjang mereka di Arab Saudi.