Home Deco Expo 2026 Bali Targetkan Kebangkitan Industri Bahan Bangunan

Penulis: Eri Subagio  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 00:23:01 WIB
Ratusan pelaku industri bahan bangunan berkumpul di Home Deco Expo 2026 di Bali.

BADUNG — Ratusan pelaku usaha di bidang bahan bangunan, interior, hingga arsitektur dari berbagai penjuru tanah air dijadwalkan berkumpul di Bali pada pertengahan 2026 mendatang. Pertemuan berskala nasional ini dikemas dalam ajang Home Deco Expo yang bertujuan memperkuat ekosistem industri hunian dan konstruksi domestik.

Kolaborasi Lintas Sektor di Bali Sunset Road Convention Centre

Pameran yang berlangsung selama empat hari tersebut akan menjadi titik temu bagi para profesional, mulai dari kontraktor, pengembang, hingga arsitek. Penyelenggara mengonfirmasi bahwa kategori produk yang ditampilkan mencakup material bangunan, perlengkapan sanitasi, furnitur, hingga teknologi rumah pintar (smart home).

Fokus utama perhelatan kali ini tidak hanya sekadar transaksi bisnis jangka pendek. Home Deco Expo 2026 dirancang sebagai wadah kolaborasi untuk memperluas jaringan distribusi dan memperkenalkan inovasi teknologi terbaru yang lebih efisien bagi para pelaku industri di Indonesia Timur.

Tren hunian berkelanjutan atau sustainable living juga mendapat porsi khusus dalam pameran ini. Para peserta diharapkan mampu menghadirkan solusi material yang ramah lingkungan namun tetap kompetitif secara harga di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Optimisme Industri di Tengah Fluktuasi Harga Bahan Baku

Sekretaris Jenderal IPBBI, Otto William Halim, menilai tingginya antusiasme peserta menjadi bukti ketahanan industri nasional. Meski dibayangi ketidakpastian ekonomi global, minat pasar domestik terhadap produk konstruksi dan dekorasi tetap menunjukkan tren positif.

"Antusiasme peserta Home Deco Expo 2026 merupakan indikator positif bahwa industri bahan bangunan nasional masih bergerak aktif dan optimis terhadap pasar domestik," ujarnya.

Pihak IPBBI menekankan bahwa sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah sangat krusial saat ini. Dukungan terhadap iklim usaha yang sehat diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan keberlanjutan pertumbuhan sektor properti yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Bali Jadi Barometer Properti dan Hospitality Indonesia Timur

Pemilihan lokasi di Sunset Road, Bali, bukan tanpa alasan. Pulau Dewata kini dipandang sebagai barometer pertumbuhan properti, terutama untuk segmen hunian premium dan sektor hospitality. Kebutuhan akan material berkualitas tinggi terus meningkat seiring masifnya pembangunan vila dan resor baru.

Pertumbuhan proyek-proyek akomodasi wisata di Bali secara langsung mendorong permintaan produk inovatif dari industri interior dan konstruksi. Hal ini menjadikan Bali sebagai pasar strategis bagi produsen bahan bangunan yang ingin memperkuat posisinya di wilayah tengah dan timur Indonesia.

Home Deco Expo 2026 juga membuka pintu bagi masyarakat umum. Pengunjung dapat melihat langsung perkembangan tren desain interior terbaru serta berkonsultasi mengenai sistem konstruksi modern yang lebih efektif untuk kebutuhan hunian pribadi maupun proyek komersial.

Reporter: Eri Subagio
Back to top