Resepsi Bali El Rumi dan Syifa Hadju Usung Konsep Fairy Tale

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 03 Mei 2026 | 22:01:14 WIB
El Rumi dan Syifa Hadju menggelar resepsi kedua bertema fairy tale di tepi pantai Bali.

BADUNG — Pasangan El Rumi dan Syifa Hadju kembali merayakan momen bahagia mereka melalui resepsi kedua yang digelar di Pulau Dewata, Sabtu (2/5/2026). Berbeda dengan kemegahan acara di Jakarta, perayaan kali ini mengusung konsep outdoor di tepi pantai yang lebih hangat dan tertutup bagi publik.

Acara yang berlangsung hingga malam hari tersebut dirancang khusus sebagai momen privat bagi kedua mempelai. El dan Syifa hanya mengundang lingkaran pertemanan terdekat serta keluarga inti untuk memperkuat interaksi personal. Atmosfer santai terasa mendominasi sepanjang acara, di mana para tamu dapat berinteraksi langsung tanpa sekat formalitas yang ketat.

Nuansa Fairy Tale Putih dan Biru di Pesisir Bali

Pesta pernikahan ini mengusung tema fairy tale yang menonjolkan estetika visual di atas pasir pantai. Dekorasi didominasi oleh perpaduan warna putih dan biru muda, yang menyatu dengan gradasi langit saat matahari terbenam. Sentuhan bunga segar dan pencahayaan lampu temaram menambah kesan romantis di sepanjang area venue.

Pemanfaatan lanskap alam Bali menjadi daya tarik utama dalam resepsi ini. Banyak pihak menyebut perayaan tersebut sebagai salah satu pernikahan paling estetik sepanjang tahun 2026. Kombinasi antara debur ombak, cakrawala laut, dan dekorasi negeri dongeng menciptakan latar belakang yang sempurna bagi para tamu undangan.

Keindahan lokasi ini sengaja dipilih untuk menghadirkan getaran yang lebih tenang. El dan Syifa tampak ingin membagikan kebahagiaan mereka dalam ruang yang lebih bernapas. Hal ini terlihat dari penataan kursi tamu yang dibuat melingkar untuk memastikan semua orang bisa menyaksikan prosesi dengan jelas.

Detail Tiga Busana Mewah Syifa Hadju dan El Rumi

Aspek fesyen menjadi sorotan utama dengan tiga kali pergantian busana yang dilakukan oleh pasangan tersebut. Pada sesi awal, Syifa Hadju tampil anggun mengenakan gaun putih berhias detail bunga lengkap dengan veil rancangan desainer Hian Tjen. El Rumi mengimbangi penampilan tersebut dengan tuksedo formal yang memberikan kesan maskulin namun tetap elegan.

Memasuki sesi resepsi malam, keduanya berganti mengenakan busana bernuansa krem yang lebih klasik. Syifa memilih potongan tanpa lengan yang memberikan kesan berani, sementara El mengenakan tuksedo bergaris modern. Transformasi gaya ini menunjukkan transisi dari prosesi sakral menuju suasana pesta yang lebih cair.

Pada puncak acara atau after wedding party, pasangan ini kembali berganti pakaian untuk kenyamanan bergerak. Syifa tampil glamor dengan dress berwarna perak, sedangkan El memilih kemeja sleek yang maskulin. Pilihan busana ini disesuaikan dengan aktivitas pesta yang lebih dinamis bersama para sahabat.

Momen Haru Mother and Son Dance Bersama Maia Estianty

Suasana haru menyelimuti area resepsi saat Maia Estianty naik ke panggung untuk melakukan mother and son dance bersama El Rumi. Tarian antara ibu dan anak ini menjadi salah satu momen paling emosional yang disaksikan oleh para tamu. Kedekatan keduanya di hari spesial tersebut sukses menarik perhatian dan menciptakan suasana hangat di tengah pesta.

Selain momen keluarga, dukungan dari para sahabat juga terlihat melalui penampilan spesial di atas panggung. Penyanyi Nadhif Basalamah, yang juga bertindak sebagai groomsmen, membawakan lagu "Bergema Sampai Selamanya" untuk kedua mempelai. Persembahan musik ini menambah kedalaman makna pada acara yang memang dirancang sangat personal tersebut.

Kehadiran rekan-rekan artis lainnya juga memberikan warna tersendiri pada perayaan di Bali ini. Mereka tidak hanya datang sebagai tamu, tetapi juga ikut memeriahkan suasana dengan berbagai aksi panggung spontan. Hal ini membuktikan betapa kuatnya dukungan lingkaran pertemanan terhadap hubungan El dan Syifa.

Dresscode Pastel Perkuat Kesan Dreamy di After Party

Seluruh tamu undangan yang hadir diwajibkan mengikuti aturan busana atau dresscode berwarna pastel. Pilihan warna seperti biru muda, merah muda, kuning, hingga hijau lembut menciptakan pemandangan yang penuh warna namun tetap terlihat elegan. Kebijakan ini berbeda dengan acara di Jakarta yang sebelumnya didominasi oleh warna hitam formal.

Penggunaan warna-warna pastel ini bertujuan untuk memperkuat konsep dreamy yang diusung sejak awal. Hasilnya, seluruh area resepsi tampak selaras secara visual, baik dari sisi dekorasi maupun penampilan para tamu. Konsistensi tema ini membuat setiap sudut acara sangat layak untuk diabadikan di media sosial.

Rangkaian acara di Bali ini menjadi penutup dari seluruh prosesi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju. Setelah melewati berbagai acara resmi yang menyita perhatian publik secara luas, keduanya kini bersiap memulai lembaran baru. Pesta di Bali ini menjadi simbol perayaan cinta yang lebih jujur dan dekat dengan orang-orang tersayang.

Reporter: Redaksi
Back to top