Bahlil Tantang Golkar Bali Tambah Kursi DPRD dan DPR RI pada Pemilu 2029

Penulis: Gilang Permana  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:47:31 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menghadiri pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Bali periode 2025-2030 di Denpasar, Sabtu (3/10/2026).

DENPASAR — Pelantikan kepengurusan DPD Partai Golkar Bali periode 2025-2030 berlangsung di Monumen Gong Perdamaian Dunia, Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Sabtu (3/10/2026). Sejumlah elite DPP Golkar hadir, di antaranya Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji, Wakil Ketua Umum Maman Abdurahman, Mukhtarudin, Dyah Roro Esti Widya Putri, Christina Aryani, dan Putri Komarudin.

Bahlil menilai target kursi di Bali harus dinaikkan karena perolehan Golkar di Pulau Dewata justru menurun pada Pemilu 2024. Ia meminta seluruh jajaran partai, dari tingkat desa hingga provinsi, tetap solid dan bergerak membesarkan partai.

Perolehan Kursi Golkar Bali Turun Dibanding Pemilu 2019

Pada Pemilu 2024, Partai Golkar hanya meraih satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan Bali. Perolehan itu turun dibanding Pemilu 2019 yang menghasilkan dua kursi DPR RI.

Di tingkat DPRD Provinsi Bali, Golkar kebagian tujuh kursi pada Pemilu 2024. Torehan itu turun satu kursi dibanding Pemilu 2019 yang memperoleh delapan kursi.

Sementara di tingkat DPRD kabupaten/kota, Golkar meraih 11 kursi di Badung dan Buleleng, tujuh kursi di Denpasar dan Karangasem. Golkar juga mendapat enam kursi di Jembrana, lima kursi masing-masing di Bangli dan Gianyar, empat kursi di Tabanan, serta tiga kursi di Klungkung.

Empat Aspek yang Disiapkan Golkar Bali Menuju Pemilu 2029

Ketua DPD Partai Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih mengatakan pihaknya bersama jajaran pengurus sedang memperkuat empat aspek utama untuk menghadapi Pemilu 2029. Keempat aspek itu yakni sumber daya manusia, jaringan, manajemen, dan logistik.

"Kita sudah merancang semuanya di Bali mengikuti arahan-arahan DPP. Dalam menyukseskan partai tentu ada beberapa yang harus dipenuhi. Pertama ada orang, kemudian ada jaringan. Kami sudah mulai siap dengan orang dan jaringan," kata Demer, sapaan akrabnya.

Dari sisi manajemen, Golkar Bali akan memperkuat digitalisasi mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga pengawasan. Sistem digital juga akan dimanfaatkan untuk mendukung kajian dan pengambilan keputusan organisasi, termasuk penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pengembangan manajemen partai.

"Manajemen juga kami akan perbaiki berbasis digital. Termasuk perencanaannya, pengorganisasiannya, action-nya, termasuk controlling-nya juga. Kami akan coba melalui sistem digital yang mau tidak mau kita akan mempergunakan," sebutnya.

Logistik Jadi Pekerjaan Rumah yang Diminta Dibantu DPP

Selain SDM, jaringan, dan manajemen, Demer menilai aspek logistik juga menjadi faktor penting dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, kebutuhan logistik perlu dipikirkan bersama dan mendapat dukungan dari DPP.

"Orang siap, jaringan siap, manajemen siap. Nah, ini tentang logistik perlu dipikirkan bersama. Perlu dibantu oleh DPP," paparnya.

Bahlil dalam arahannya juga mengingatkan jajaran Golkar Bali agar menjadikan partai sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat. Ia meminta kader memperjuangkan hak-hak rakyat, khususnya di Provinsi Bali.

"Jadikanlah partai ini sebagai instrumen perjuangan, pengabdian kita kepada Ibu Pertiwi untuk memperjuangkan hak-hak rakyat dalam rangka mencerdaskan rakyat Indonesia, khususnya di Provinsi Bali," ujarnya.

Demer turut mengajak seluruh kader, termasuk generasi muda dan Gen Z, aktif berorganisasi serta berkontribusi membesarkan Partai Golkar. Menurutnya, kerja keras dan pengabdian di partai membuka masa depan politik yang lebih baik bagi kader muda Bali.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top