BALI — Polsek Metro Penjaringan menyelidiki pencurian bermodus pemberitahuan ban bocor di Komplek Mediterania PIK, Jakarta Utara, dengan pelaku berboncengan dua motor. Sebelum panik dan turun, pastikan lima tanda ini benar-benar terasa di kemudi, karena kelimanya jadi pembeda antara ban kempis asli dan jebakan pencurian.
Praktisi keselamatan berkendara Sony Susmana menyebut kepekaan terhadap kendaraan sebagai pertahanan pertama menghadapi modus semacam ini. Pelaku mengandalkan kepanikan korban, bukan kerusakan ban yang nyata.
Berdasarkan keterangan korban, pelaku menggunakan dua motor dan menunjuk ke arah mobil untuk memberi tahu bahwa ban bocor. Korban berhenti, turun, lalu salah satu pelaku membuka pintu dan mengambil barang di dalam kabin.
Kejadian di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, itu viral lewat video di media sosial. Polsek Metro Penjaringan menurunkan Tim Resmob untuk olah tempat kejadian perkara.
Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Kiki Tanlim menyatakan kerugian korban belum bisa dihitung. "Lalu, korban berhenti dan turun. Salah satu pelaku kemudian membuka pintu mobil dan mengambil barang milik korban. Kerugian belum diketahui," ungkap Kiki.
Menurut Sony Susmana, pengendara bisa membedakan ban kempis asli dari provokasi pelaku lewat lima gejala berikut:
Kelima tanda itu muncul dari dalam kabin, bukan dari teriakan orang di luar. Artinya, pengendara tidak perlu percaya begitu saja pada pemotor yang menunjuk ke arah roda.
Berhenti di bahu jalan sepi atau langsung turun tanpa mengunci pintu adalah dua hal yang paling dicari pelaku. Sony menekankan pentingnya membiasakan diri sensitif terhadap kendaraan.
"Membiasakan diri untuk sensitif (duduk sempurna) terhadap kendaraan kita sudah menjadi keharusan. Supaya setiap kejanggalan atau abnormal yang terjadi bisa dirasakan," ujar Sony kepada detikOto.
Kalau memang ban bermasalah, jangan pikir rugi atau takut ban makin rusak. Risiko itu sudah melekat pada berkendara. Arahkan kendaraan dan berhenti di tempat ramai serta aman.
Kunci semua pintu begitu keluar dari mobil, meski hanya untuk mengecek sebentar. Pilih lokasi dengan orang banyak, seperti pom bensin, minimarket, atau area parkir berjaga.
Barang berharga sebaiknya tidak diletakkan di kursi penumpang atau dashboard yang terlihat dari luar. Pelaku memilih target berdasarkan apa yang bisa mereka lihat dalam hitungan detik.
Jika mengalami kejadian serupa, catat ciri pelaku dan nomor polisi motor, lalu laporkan ke polsek terdekat. Polsek Metro Penjaringan masih menyelidiki kasus di Mediterania PIK ini.