Modus Ban Bocor Palsu di PIK: Kenali 5 Tanda Ban Benar-benar Kempis

Penulis: Haris Maulana  •  Kamis, 24 September 2026 | 14:24:01 WIB
Polsek Metro Penjaringan menyelidiki pencurian bermodus pemberitahuan ban bocor di Komplek Mediterania PIK, Jakarta Utara.

BALI — Polsek Metro Penjaringan menyelidiki pencurian bermodus pemberitahuan ban bocor di Komplek Mediterania PIK, Jakarta Utara, dengan pelaku berboncengan dua motor. Sebelum panik dan turun, pastikan lima tanda ini benar-benar terasa di kemudi, karena kelimanya jadi pembeda antara ban kempis asli dan jebakan pencurian.

Praktisi keselamatan berkendara Sony Susmana menyebut kepekaan terhadap kendaraan sebagai pertahanan pertama menghadapi modus semacam ini. Pelaku mengandalkan kepanikan korban, bukan kerusakan ban yang nyata.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku menggunakan dua motor dan menunjuk ke arah mobil untuk memberi tahu bahwa ban bocor. Korban berhenti, turun, lalu salah satu pelaku membuka pintu dan mengambil barang di dalam kabin.

Kronologi di Mediterania PIK

Kejadian di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, itu viral lewat video di media sosial. Polsek Metro Penjaringan menurunkan Tim Resmob untuk olah tempat kejadian perkara.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Kiki Tanlim menyatakan kerugian korban belum bisa dihitung. "Lalu, korban berhenti dan turun. Salah satu pelaku kemudian membuka pintu mobil dan mengambil barang milik korban. Kerugian belum diketahui," ungkap Kiki.

Lima Tanda Ban Mobil Benar-benar Kempis

Menurut Sony Susmana, pengendara bisa membedakan ban kempis asli dari provokasi pelaku lewat lima gejala berikut:

  • Setir menarik ke arah ban yang kempis atau bocor
  • Laju kendaraan terasa lebih berat dari biasanya
  • Body mobil mengalami bouncing atau memantul
  • Jika sudah benar-benar kempis, mobil mengalami yawing dan sulit dikontrol
  • Kalau bannya rusak, muncul bunyi mirip suara mesin helikopter

Kelima tanda itu muncul dari dalam kabin, bukan dari teriakan orang di luar. Artinya, pengendara tidak perlu percaya begitu saja pada pemotor yang menunjuk ke arah roda.

Kesalahan yang Justru Menguntungkan Pelaku

Berhenti di bahu jalan sepi atau langsung turun tanpa mengunci pintu adalah dua hal yang paling dicari pelaku. Sony menekankan pentingnya membiasakan diri sensitif terhadap kendaraan.

"Membiasakan diri untuk sensitif (duduk sempurna) terhadap kendaraan kita sudah menjadi keharusan. Supaya setiap kejanggalan atau abnormal yang terjadi bisa dirasakan," ujar Sony kepada detikOto.

Kalau memang ban bermasalah, jangan pikir rugi atau takut ban makin rusak. Risiko itu sudah melekat pada berkendara. Arahkan kendaraan dan berhenti di tempat ramai serta aman.

Langkah Aman Saat Berhenti

Kunci semua pintu begitu keluar dari mobil, meski hanya untuk mengecek sebentar. Pilih lokasi dengan orang banyak, seperti pom bensin, minimarket, atau area parkir berjaga.

Barang berharga sebaiknya tidak diletakkan di kursi penumpang atau dashboard yang terlihat dari luar. Pelaku memilih target berdasarkan apa yang bisa mereka lihat dalam hitungan detik.

Jika mengalami kejadian serupa, catat ciri pelaku dan nomor polisi motor, lalu laporkan ke polsek terdekat. Polsek Metro Penjaringan masih menyelidiki kasus di Mediterania PIK ini.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top