DENPASAR — BBMKG Wilayah III Denpasar merilis prakiraan cuaca untuk sembilan kabupaten/kota di Bali pada Kamis, 17 September 2026. Suhu udara diprakirakan berada di kisaran 19–32 derajat Celsius dengan kelembapan relatif 60–92 persen.
Angin bergerak dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 4–36 kilometer per jam. Peningkatan kecepatan angin menjadi perhatian di sejumlah wilayah.
Kondisi cuaca berbeda di tiap wilayah. Denpasar diprediksi cerah, sementara sebagian besar kabupaten lainnya berawan atau cerah berawan.
Bangli mencatat prakiraan suhu minimum paling rendah, yakni 17 derajat Celsius. Suhu maksimum 31 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Badung, sedangkan suhu tertinggi Bali secara umum mencapai 32 derajat Celsius.
BBMKG Wilayah III Denpasar memberikan peringatan potensi angin kencang di Badung, Tabanan, dan Klungkung. Peringatan berlaku sejak Kamis pagi hingga Jumat pagi.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun melakukan perjalanan antardaerah diminta memperhatikan kondisi angin. Pada periode yang sama, BMKG tidak mencantumkan peringatan hujan dengan intensitas ringan hingga ekstrem untuk kabupaten/kota di Bali.
Tinggi gelombang di perairan utara Bali diprakirakan sekitar 0,5–1,25 meter. Perairan selatan Bali berpotensi lebih tinggi, mencapai 0,5–3 meter.
Data maritim BMKG juga menunjukkan gelombang sekitar 2 meter di Selat Bali bagian selatan pada sejumlah periode. Hembusan angin yang lebih kuat turut memengaruhi kondisi tersebut.
Situasi ini perlu menjadi perhatian bagi aktivitas pelayaran, penyeberangan, nelayan, serta wisata bahari di perairan terbuka.
BMKG mencatat matahari terbit sekitar pukul 06.12 WITA dan terbenam sekitar pukul 18.16 WITA. Bulan diprakirakan terbit sekitar pukul 10.26 WITA dan terbenam sekitar pukul 23.27 WITA.
Informasi waktu matahari dan kondisi atmosfer dapat menjadi acuan tambahan bagi masyarakat yang menyusun aktivitas luar ruangan, perjalanan, maupun kegiatan wisata di Bali.
Prakiraan harian ini sejalan dengan gambaran BMKG mengenai kondisi atmosfer Indonesia pada periode 15–21 September 2026. Atmosfer kering masih mendominasi sejumlah wilayah, sementara peluang hujan lokal tetap ada.
Bali termasuk wilayah yang perlu mewaspadai potensi angin kencang pada periode 15–17 September. Untuk 18–21 September, BMKG memprakirakan cuaca Indonesia secara umum berada pada rentang cerah berawan hingga hujan sedang, dengan potensi hujan meningkat di sejumlah wilayah lain.
Kondisi regional tersebut menunjukkan cuaca Bali pada pertengahan September masih dipengaruhi karakter musim kemarau, dengan variasi kondisi lokal di masing-masing wilayah.
Masyarakat dapat memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG karena kondisi atmosfer dapat berubah sepanjang hari. Untuk aktivitas laut, pembaruan dari layanan maritim BMKG menjadi rujukan untuk melihat perkembangan angin dan tinggi gelombang.