GIANYAR — Sebanyak 36 pelari yang mengikuti Maybank Marathon 2026 di Kabupaten Gianyar, Bali, mengumpulkan dana amal untuk membantu program lingkungan hingga sosial. Mereka terdaftar sebagai peserta kategori 10 kilometer, 21 kilometer, dan maraton 42 kilometer.
Head of Sustainability Maybank Indonesia Maria Trifanny Fransiska mengatakan para pelari tersebut bukan tokoh publik, melainkan individu biasa yang memiliki hobi olahraga dan jiwa sosial tinggi. "Dengan kesadaran tinggi mereka berminat daftar dan mau terlibat mengumpulkan amal," katanya di Kabupaten Gianyar, Sabtu.
Pihak penyelenggara telah menggandeng enam mitra yang merupakan lembaga swadaya masyarakat untuk menyalurkan dana kepada target sosial di sejumlah titik di tanah air. Penyaluran diberikan untuk konservasi alam, program anak-anak, hingga membantu anak-anak berkebutuhan khusus.
"Jadi dari awal mereka mendaftar ikut lari, mereka sudah menentukan akan disalurkan untuk segmentasi tertentu," ucap Maria.
Program berlari sambil beramal yang dibuka sejak 2024 ini mencatatkan tren peningkatan partisipasi. Pada 2024, sebanyak 23 pelari mengumpulkan dana Rp478 juta. Angka itu naik pada 2025 ketika 28 pelari berhasil menggalang dana sosial sebesar Rp725 juta.
Tahun ini, 36 pelari terdaftar dan nilai donasi yang terkumpul akan diumumkan hingga puncak ajang lomba lari pada Minggu (23/8).
Ajang lomba lari maraton tahunan ini sudah memasuki tahun ke-15. Sekitar 14.100 orang peserta dari 46 negara berkompetisi pada kategori 10 kilometer, 21 kilometer, dan maraton 42 kilometer.
Kompetisi itu juga menghadirkan 11 pelari elite dari Kenya dan Ethiopia untuk menjaga kualitas persaingan dan memperkuat reputasi ajang lari internasional tersebut.