DENPASAR — Satreskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan sebagian area dapur sebuah tenant di Terminal Internasional, Kamis (30/7) malam. Penjabat Sementara Kepala Seksi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Iptu I Gede Suka Artana, menyatakan proses penyelidikan dan pendalaman masih berlangsung hingga Sabtu.
"Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini Satreskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai masih melakukan penyelidikan atau pendalaman terkait kejadian kebakaran tersebut," ujar Artana di Denpasar, Sabtu.
Peristiwa bermula saat seorang karyawan tengah mengoperasikan mesin grill. Suhu mesin tiba-tiba mengalami kenaikan dan penurunan yang tidak normal sebelum akhirnya memunculkan kobaran api yang membesar dan menjalar ke saluran exhaust.
Karyawan yang mengetahui kejadian tersebut sempat berupaya memadamkan api secara mandiri. Mereka mematikan kompor dan panel exhaust, lalu menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk menjinakkan api yang muncul di sekitar mesin.
Meski api pada mesin grill berhasil dipadamkan, kobaran api di dalam saluran exhaust belum dapat dijangkau. Petugas pun membongkar sebagian plafon untuk memudahkan proses pemadaman dan mencegah api merambat lebih jauh.
Petugas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman. Sistem sprinkler otomatis di area tersebut juga aktif dan membantu mencegah api meluas ke bagian terminal lainnya.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.10 WITA. Proses pembuangan asap menggunakan blower kemudian dilakukan untuk memastikan area aman dari sisa asap tebal.
Selama proses penanganan, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama instansi terkait mengamankan lokasi kejadian. Polisi memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendukung proses penyelidikan.
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Kerugian material sementara diperkirakan sekitar Rp10 juta.