BALI — Foto-foto interior Mercedes-Benz GLA-Class EV 2028 yang beredar di forum penggemar otomotif global menunjukkan pendekatan desain yang lebih minimalis dan futuristik dibandingkan pendahulunya. Sumber yang dekat dengan pabrikan Jerman itu menyebutkan bahwa gambar ini diambil dari unit pra-produksi yang tengah menjalani uji coba akhir.
Perubahan paling mencolok ada pada dashboard. Mercedes-Benz sepenuhnya meninggalkan desain dual-screen model lama. Sebagai gantinya, tersedia satu panel melengkung raksasa (hyperscreen) yang membentang dari pilar A ke pilar A, menggabungkan cluster instrumen digital dan layar infotainment.
Hampir semua kontrol fisik, termasuk tombol untuk AC dan mode berkendara, dipindahkan ke layar sentuh atau panel haptik di konsol tengah. Setir kemudi juga didesain ulang dengan bentuk dua palang yang lebih ramping, dilengkapi kontrol sentuh.
Foto-foto tersebut juga memperlihatkan penggunaan material anyaman kain daur ulang pada jok dan panel pintu, menggantikan kulit sintetis. Ini sejalan dengan strategi ambisius Mercedes-Benz untuk mencapai netralitas karbon di rantai pasoknya.
Dengan platform khusus EV yang baru, lantai kabin benar-benar rata. Ruang kaki penumpang belakang terlihat lebih lega. Ini berkat motor listrik yang diletakkan di as roda, bukan di ruang mesin depan. Bagasi depan (frunk) juga mulai terlihat dalam beberapa sudut pandang.
Belum ada konfirmasi resmi dari Mercedes-Benz Indonesia mengenai jadwal peluncuran GLA-Class EV. Namun, melihat tren peluncuran model EQ di pasar global ke Tanah Air, kemungkinan besar model ini baru akan hadir pada awal 2029. Harga diperkirakan akan berada di kisaran Rp 1,2 miliar hingga Rp 1,5 miliar, bersaing dengan BMW iX1 yang sudah terlebih dahulu dijual di sini.