GIANYAR — Langkah Bali United dalam membangun poros pertahanan semakin serius. Klub kebanggaan masyarakat Pulau Dewata itu dikabarkan membidik Mike van der Hoorn, seorang bek tengah bertubuh jangkung yang memiliki pengalaman mentereng di Eropa.
Van der Hoorn bukan nama sembarangan. Ia pernah berseragam Ajax Amsterdam, klub raksasa Belanda, dan Swansea City di Liga Inggris. Postur tubuhnya yang menjulang dan kemampuannya membaca permainan menjadi daya tarik utama bagi tim polesan Stefano Cugurra.
Jika transfer ini terealisasi, skema pertahanan Bali United diprediksi bakal semakin mengerikan. Analisis taktis menyebutkan, kehadiran Van der Hoorn akan melengkapi duet apik yang sudah terbentuk di bawah mistar gawang.
Kombinasi tiga pemain disebut-sebut bakal menjadi tembok kokoh. Mereka adalah kiper Mike Hauptmeijer, bek naturalisasi Joao Ferrari, dan Van der Hoorn sendiri. Ketiganya memiliki postur di atas rata-rata dan pengalaman bermain di level tinggi.
Keunggulan utama Van der Hoorn bukan hanya pada tinggi badannya. Ia juga piawai dalam duel udara, memotong aliran bola lawan, dan membangun serangan dari belakang.
Pengalamannya di Eredivisie, Premier League, dan Championship menjadi nilai jual yang sulit ditolak. Bagi Bali United yang kerap menghadapi tekanan dari tim-tim papan atas, sosok seperti Van der Hoorn bisa menjadi solusi jangka panjang.
Manajemen Bali United masih bungkam soal kabar ini. Namun, publik sepak bola Indonesia mulai berspekulasi bahwa pergerakan di bursa transfer musim depan akan menjadi yang paling sibuk bagi Serdadu Tridatu.