Bupati Badung Lantik Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Mangutama 2026-2031, Dorong Inovasi dan Jamin Pasok Air untuk Pariwisata

Penulis: Gilang Permana  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:08:33 WIB
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Mangutama periode 2026-2031.

MANGUPURA — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi melantik Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk masa bakti 2026-2031. Pelantikan digelar di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung pada Selasa (11/3) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan daerah yang menangani kebutuhan air bersih di kawasan pariwisata utama Bali tersebut.

Target Strategis: Melayani Warga dan Industri Pariwisata

Dalam sambutannya, Adi Arnawa menekankan bahwa tantangan Perumda Tirta Mangutama ke depan tidak ringan. Selain menjamin distribusi air bersih ke rumah tangga, perusahaan harus mampu mengakomodasi permintaan tinggi dari sektor industri pariwisata yang terus tumbuh di Badung.

"Kita tidak saja memberikan pelayanan kepada masyarakat umum, tetapi juga kebutuhan sektor industri pariwisata kita harus terlayani dengan baik," ujar Bupati Adi Arnawa dalam keterangan yang diterima redaksi.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa pemkab tidak ingin ketersediaan air menjadi hambatan bagi investasi dan kunjungan wisatawan. Kawasan seperti Kuta, Seminyak, Nusa Dua, dan Jimbaran sangat bergantung pada pasokan air bersih untuk hotel, restoran, dan fasilitas wisata lainnya.

Inovasi Jadi Kunci Jawaban Krisis Air di Musim Kemarau

Bupati Adi Arnawa secara spesifik mendorong jajaran direksi yang baru dilantik untuk menghadirkan inovasi dalam sistem pengelolaan air. Pasalnya, Badung kerap menghadapi tekanan pasokan saat musim kemarau tiba, sementara permintaan justru melonjak seiring peningkatan kunjungan wisatawan.

Dorongan inovasi ini mencakup efisiensi distribusi, pengelolaan sumber air baku, serta pemanfaatan teknologi untuk menekan kebocoran. Perumda Tirta Mangutama dituntut untuk lebih proaktif dalam merencanakan kebutuhan jangka panjang, bukan hanya reaktif terhadap keluhan pelanggan.

Langkah ini dinilai krusial mengingat pertumbuhan pembangunan hotel dan vila di Badung tidak terbendung. Jika tidak diantisipasi, konflik kepentingan antara kebutuhan warga dan industri pariwisata bisa semakin tajam di masa depan.

Apa Target Direktur Umum yang Baru?

Direktur Umum yang baru dilantik diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam waktu dekat. Target utama yang dibebankan adalah peningkatan cakupan layanan, stabilitas pasokan, dan transparansi manajemen.

Pemkab Badung juga mengingatkan agar perusahaan daerah ini tidak hanya fokus pada keuntungan finansial, tetapi juga pada misi sosial penyediaan air bersih yang merata. Program subsidi silang antara pelanggan industri dan rumah tangga kecil kemungkinan akan menjadi salah satu strategi yang dikaji.

Ke depan, publik akan mengawasi apakah inovasi yang didorong Bupati benar-benar terwujud dalam bentuk peningkatan debit air dan pengurangan jadwal giliran di musim kering. Pelantikan ini baru langkah awal; eksekusi di lapangan adalah ujian sesungguhnya.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: radarbali.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top