BALI — Keputusan McKenna mundur dari Portman Road diumumkan pada pekan ini, beberapa pekan setelah Ipswich memastikan promosi ke Premier League usai finis sebagai runner-up Championship musim 2024-25. Kemenangan dramatis atas QPR di laga pamungkas jadi puncak perjalanan spektakuler klub yang ia bangun dari keterpurukan di League One pada Desember 2021 lalu.
McKenna mewariskan warisan yang nyaris sempurna. Dalam waktu tiga setengah musim, ia membawa Ipswich dari jurang degradasi di kasta ketiga ke papan atas Inggris lewat dua promosi beruntun. Di musim perdananya di Championship, ia langsung mengantarkan tim finis di posisi kedua — sebuah pencapaian yang membuatnya jadi buruan klub-klub besar Eropa pada 2024.
Manchester United, Chelsea, dan Brighton sempat dikaitkan dengan jasanya. Namun McKenna memilih memperpanjang kontrak di Ipswich, sebelum akhirnya memutuskan mundur setelah musim 2024-25 berakhir.
“Ketika Anda memiliki ikatan yang sudah kami bangun di klub ini, tidak pernah ada waktu yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal,” ujar McKenna dalam pernyataan resmi. “Tapi setelah meraih promosi kedua ke Premier League musim lalu, dengan hari terakhir yang tak terlupakan di stadion kami, dan setelah refleksi beberapa pekan terakhir, saya merasa ini saat yang tepat untuk mundur.”
Pelatih asal Inggris itu menegaskan keputusannya murni untuk rehat, bukan karena sudah mendapat tawaran dari klub lain — meski Fulham disebut sempat meminatinya. Ia juga tak akan langsung mencari pekerjaan baru dalam waktu dekat.
Ketua Ipswich, Mark Ashton, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. “Jejak yang ditinggalkan McKenna, staf, dan para pemainnya di Ipswich Town dan komunitasnya akan abadi selamanya. Ini telah menangkap satu generasi,” kata Ashton.
“Seperti banyak orang, saya tentu hancur bahwa perjalanan kita bersama telah berakhir, tapi saya memahami dan menghormati keputusan yang ia buat setelah lima tahun yang sangat intens.”
Ipswich diprediksi tak akan terburu-buru menunjuk pengganti. Posisi manajer klub yang akan bermain di Premier League musim depan dinilai tetap menarik, apalagi klub didukung penuh oleh konsorsium investor asal Amerika Serikat. Ipswich juga akan meresmikan pusat latihan baru sebelum musim 2025-26 bergulir.
Secara finansial, Ipswich juga terlindungi jika McKenna memutuskan melatih klub lain dalam beberapa bulan ke depan — klausul kompensasi telah disepakati dalam kontraknya.