Apple Siap Umumkan iOS 27 di WWDC Juni 2025, Fitur-Fitur iOS 26 yang Masih Layak Dicoba

Penulis: Gilang Permana  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 20:23:17 WIB
Apple bersiap mengumumkan iOS 27 pada ajang WWDC Juni 2025.

iOS 26 dirilis pada September 2025 dan langsung memperkenalkan Liquid Glass, perubahan desain antarmuka paling radikal sejak Apple meluncurkan iOS 7 pada 2013. Tampilan baru ini memberikan efek kaca transparan pada ikon aplikasi dan widget, memberikan nuansa segar tanpa harus mengganti perangkat keras. Bagi pengguna yang bosan dengan tampilan statis, fitur ini bisa diatur tingkat transparansinya atau bahkan diredam efeknya jika terasa terlalu mencolok.

Keamanan Meningkat: Enkripsi RCS dan Perlindungan Latar Belakang

Salah satu lompatan terbesar iOS 26 ada di sektor keamanan. Melalui pembaruan iOS 26.5, Apple akhirnya menghadirkan enkripsi end-to-end untuk pesan RCS, langkah yang selama ini ditunggu pengguna Android-iPhone cross-platform. Sebelumnya, Apple juga merilis iOS 26.3.1 (a) yang disebut sebagai peningkatan keamanan latar belakang pertama — istilah teknis untuk patch keamanan yang bekerja tanpa perlu pengguna melakukan apa pun.

Pembaruan iOS 26.2 juga dirilis dengan peringatan serius: melindungi iPhone dari potensi serangan siber. Apple mendorong semua pengguna untuk segera mengunduh versi ini, terutama mereka yang sering menggunakan jaringan publik atau menyimpan data sensitif di ponsel.

Fitur Tersembunyi yang Mempermudah Hidup Sehari-hari

iOS 26 tidak hanya soal tampilan dan keamanan. Apple membenamkan puluhan fitur kecil yang jika digabungkan, mengubah cara kita berinteraksi dengan iPhone. Fitur Call Screening, misalnya, kini tidak hanya menyaring panggilan spam tetapi juga pesan teks mencurigakan. Pengguna bisa membuat polling di iMessage untuk memutuskan tempat makan dalam obrolan grup, atau menggunakan AirPods sebagai pemicu rana kamera jarak jauh.

Satu trik yang paling dihargai pengguna adalah cara mematikan slider alarm yang selama ini membuang waktu saat bangun tidur. Dengan iOS 26, pengguna bisa mengganti tampilan alarm ke mode yang lebih sederhana dan cepat diakses.

Kamera, Musik, dan Safari: Sentuhan Baru di Area Favorit

Apple juga menyempurnakan aplikasi bawaan. Di Apple Music, fitur AutoMix dan terjemahan lirik otomatis memudahkan pengguna menikmati lagu asing tanpa harus membuka aplikasi terjemahan. Kamera mendapatkan fitur pembersih lensa digital — berguna bagi pengguna yang sering mendapati foto buram karena sidik jari di lensa. Yang menarik, fitur ini tidak memerlukan iPhone 17; semua perangkat yang kompatibel dengan iOS 26 bisa mengaksesnya.

Safari juga mendapat privasi tambahan: pengguna bisa memastikan aplikasi Maps tidak menyimpan log tempat yang pernah dikunjungi, sebuah langkah kecil namun penting di era pengawasan data.

Baterai Boros Setelah Update? Apple Bilang Itu Normal

Keluhan umum setelah pembaruan besar adalah baterai cepat habis. Apple mengonfirmasi bahwa hal itu normal terjadi pada beberapa hari pertama setelah menginstal iOS 26 karena proses indexing ulang data di latar belakang. Fitur Adaptive Power di iOS 26.1 membantu memperpanjang daya dengan menyesuaikan konsumsi energi berdasarkan kebiasaan pengguna.

Bagi yang belum mencoba, daftar lengkap fitur iOS 26 — dari 18 fitur tersembunyi hingga ringtone baru — bisa diakses langsung melalui menu Pengaturan > Umum > Pembaruan Perangkat Lunak. WWDC 2025 tinggal beberapa minggu lagi, tapi iOS 26 masih menyimpan banyak hal untuk digali.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: cnet.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top