Pemkot Denpasar Targetkan 75 Ribu Bag Komposter Tersalur ke Masyarakat Akhir Juni 2026 untuk Atasi Sampah Sungai

Penulis: Haris Maulana  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 15:10:41 WIB
Wakil Wali Kota Denpasar memimpin rapat koordinasi optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber dan sungai.

DENPASAR — Realisasi pembagian bag komposter di Kota Denpasar kini telah menembus angka 75 ribu unit. Pemerintah Kota Denpasar menargetkan seluruh alat pengolah sampah organik rumahan itu habis didistribusikan ke warga paling lambat akhir Juni 2026.

“Kami menargetkan akhir Juni distribusi bag komposter sudah mencapai target yang ditetapkan,” ujar Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Pengolahan Sampah Berbasis Sumber dan Sungai di Graha Sewakadarma, Rabu (20/5/2026).

Mengapa Sampah Harus Diolah Sejak dari Rumah?

Arya Wibawa menegaskan fokus penanganan sampah kini diarahkan ke hulu. Masyarakat didorong mengelola sampah organik secara mandiri melalui bag komposter yang dibagikan gratis. Langkah ini diyakini mampu memangkas volume sampah yang selama ini membebani tempat pembuangan akhir (TPA).

Selain pengolahan di tingkat rumah tangga, pengawasan terhadap sungai juga diperketat. Pemkot Denpasar mengintensifkan patroli dan pemantauan aktivitas pembuangan sampah di sungai-sungai yang melintasi wilayah kota.

“Kami mengajak masyarakat dan seluruh pihak bersama-sama menjaga kebersihan sungai di wilayah Kota Denpasar. Pengawasan terhadap pembuangan sampah di sungai juga akan terus diperketat,” kata Arya Wibawa.

Perbekel dan Lurah Jadi Garda Terdepan

Rapat koordinasi itu dihadiri Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Mertha. Seluruh perbekel dan lurah se-Kota Denpasar juga turut dilibatkan untuk memastikan distribusi bag komposter berjalan tepat sasaran hingga ke tingkat banjar.

Pemkot Denpasar berharap percepatan pengolahan sampah dari sumber dan pengawasan sungai dapat memperkuat upaya menjaga kebersihan lingkungan. Target utamanya: mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA secara signifikan dalam waktu dekat.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: diksimerdeka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top