BADUNG — Gempa bumi kembali mengguncang selatan Pulau Bali, Jumat (15/5/2026) pukul 15.24 WITA. BMKG mencatat pusat gempa di titik koordinat 10.89° Lintang Selatan dan 114.89° Bujur Timur, atau 237 kilometer barat daya Kuta Selatan.
Gempa ini masuk kategori dangkal dengan kedalaman 10 kilometer. Namun, jarak episenter yang mencapai lebih dari 200 km dari daratan membuat getaran kemungkinan tidak dirasakan warga di pesisir selatan Bali.
Pusat gempa berada di Samudra Hindia, lebih dari 200 km dari garis pantai Bali. Semakin jauh jarak episenter dari permukiman, semakin kecil energi getaran yang sampai ke darat.
BMKG dalam keterangan resminya menuliskan, “Gempa Mag:4.3, 15-May-2026 15:24:40WIB, Lok:10.89LS, 114.81BT (237 km BaratDaya KUTASELATAN-BALI), Kedlmn:10 Km.” Lembaga itu menegaskan data ini masih bisa berubah seiring kelengkapan informasi dari stasiun pemantau.
Dalam setiap rilis awal gempa, BMKG selalu menyertakan catatan penting. “Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.
Artinya, parameter gempa seperti magnitudo dan lokasi episenter bisa berubah saat data dari stasiun pemantau terkumpul lebih lengkap. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan dampak kerusakan atau korban jiwa.