Android Gaming Dapat Fitur Frame Generation, Naikkan FPS hingga 80 Inci

Penulis: Eri Subagio  •  Senin, 11 Mei 2026 | 16:10:06 WIB
Fitur frame generation di Android tingkatkan FPS game hingga lebih dari 80.

Developer FrankBaretta berhasil menghadirkan Lossless Scaling Frame Generation (LSFG) ke Android melalui aplikasi GameNative versi 0.9.1. Fitur yang menggunakan teknologi Vulkan ini mampu meningkatkan frame rate permainan hingga mencapai lebih dari 80 FPS dari yang semula hanya 30 FPS.

Teknologi frame generation yang selama ini menjadi keunggulan PC gaming kini hadir di Android. Fitur ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membuat frame tambahan secara real-time, sehingga gerakan di layar terasa lebih mulus dan responsif dibanding frame interpolation tradisional.

Bagaimana Teknologi Frame Generation Bekerja?

LSFG menggunakan Vulkan—API grafis lintas platform—untuk menghasilkan frame buatan di berbagai jenis permainan, termasuk game yang tidak memiliki fitur frame generation bawaan. Pada versi Android, implementasinya berbeda dari versi Linux karena batasan keamanan sistem operasi mobile.

Aplikasi merekam aliran layar melalui MediaProjection, lalu hasil pemrosesan ditampilkan sebagai overlay di atas permainan target. Hasilnya, pengguna mengalami latensi tambahan antara 50 hingga 80 milidetik dibanding versi Linux.

Persyaratan Perangkat & Harga

Fitur frame generation di Android memerlukan prosesor Snapdragon dengan GPU Adreno seri 600 atau yang lebih baru. Pengguna juga harus membeli aplikasi PC LSFG seharga $7 (sekitar Rp 115 ribu) untuk mengakses fitur di GameNative.

Integrasi tersedia langsung di menu akses cepat, memudahkan pengguna menyesuaikan pengaturan tanpa keluar dari permainan.

Peningkatan Performa dalam Praktik

Dalam demonstrasi yang dirilis akun resmi GameNative, permainan "The Last of Us Part 1" menunjukkan peningkatan dramatis dari 30 FPS menjadi lebih dari 80 FPS. Beberapa pengguna melaporkan hasil serupa: dari 30 FPS ke 60 FPS, atau dari 60 FPS ke 120 FPS pada perangkat yang sesuai.

Namun, fitur ini paling cocok untuk permainan yang kurang menuntut respons kilat. Pada game yang membutuhkan presisi tinggi seperti first-person shooter atau permainan aksi real-time, latensi tambahan dapat mengganggu pengalaman bermain.

Keterbatasan & Pertimbangan Penting

Frame generation bukan solusi ajaib. Jika perangkat sudah kesulitan mempertahankan frame rate yang stabil, aktivasi fitur ini tidak akan memberikan hasil signifikan. Fitur ini hanya bekerja optimal pada permainan yang sudah mencapai frame rate dasar yang playable.

Aplikasi lain seperti GameHub juga baru-baru ini menambahkan fitur frame generation AI di versi 6.0.1, meski belum jelas apakah menggunakan teknologi LSFG atau solusi alternatif.

Untuk Siapa Fitur Ini Cocok?

Pengguna Android dengan prosesor flagship terbaru yang ingin memainkan port game PC di smartphone mereka akan merasakan manfaat paling signifikan. Fitur ini ideal untuk permainan genre strategi, puzzle, RPG, atau simulasi yang kurang sensitif terhadap input lag.

--- Tanya Jawab Seputar Frame Generation Android

Apakah saya perlu membeli aplikasi untuk menggunakan fitur ini?

Ya. Anda harus membeli aplikasi Lossless Scaling di Steam seharga $7 agar dapat mengaktifkan frame generation di GameNative versi 0.9.1 ke atas.

Apakah semua smartphone Android bisa menggunakan fitur frame generation?

Tidak. Fitur ini memerlukan prosesor Snapdragon dengan GPU Adreno seri 600 atau lebih baru. Smartphone dengan prosesor biasa atau MediaTek belum didukung.

Apakah frame generation cocok untuk semua jenis permainan?

Tidak. Fitur ini paling baik untuk permainan yang tidak membutuhkan respons kilat. Untuk game kompetitif atau action real-time, latensi tambahan 50–80 milidetik dapat mempengaruhi performa dan pengalaman bermain.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: androidauthority.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top