BADUNG — Peluncuran sistem e-Monev berlangsung di Ruang Rapat Dinas Kominfo Kabupaten Badung, Selasa (23/6/2026). Acara dipimpin langsung Kepala Dinas Kominfo Badung, Dr. I Ketut Gede Arta, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua KI Provinsi Bali, Putu Arnata. Dua komisioner lain turut hadir: Dr. I Wayan Adi Aryanta (Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi) dan Dr. Drs. I Wayan Darma, M.Si (Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik).
Prosesi peresmian tidak sekadar seremonial. Pemukulan instrumen musik tradisional Bali, Ceng-Ceng, mengiringi peluncuran sistem tersebut. Ini menjadi penanda bahwa transparansi data di Bali tidak lepas dari akar budaya lokal.
Melalui e-Monev, tahapan pengisian kuesioner mandiri atau Self-Assessment Questionnaire (SAQ) yang sebelumnya manual kini beralih sepenuhnya ke platform digital. KI Bali menegaskan instrumen tahunan ini bukan formalitas penilaian, melainkan alat pemicu konsistensi tata kelola transparansi data pasca-evaluasi.
Rangkaian penilaian performa pelayanan informasi sejatinya telah bergulir sejak masa persiapan pada Mei lalu. Setelah peresmian e-Monev dan pengerjaan kuesioner digital pada Juni ini, para peserta masih harus menempuh beberapa fase krusial:
Dengan integrasi sistem digital ini, Pemerintah Kabupaten Badung diharapkan mampu mempertahankan sekaligus mendongkrak performa pelayanan publiknya. Target utamanya adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel (good governance) dengan menyapu bersih predikat kualifikasi tertinggi, yakni “Informatif”.
Peluncuran e-Monev ini dirangkaikan langsung dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) tahunan. Sebanyak 10 delegasi badan publik di Kabupaten Badung dilibatkan sebagai peserta gelombang pertama uji coba sistem tersebut.