Jadwal Salat 19 Oktober 2026 untuk 9 Kabupaten/Kota di Bali, Subuh Denpasar 04.38 WITA

Penulis: Eri Subagio  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 06:46:31 WIB
Jadwal salat lima waktu untuk 19 Oktober 2026 dirilis Kemenag dan dapat diakses melalui laman resmi Bimas Islam.

DENPASAR — Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama merilis jadwal salat harian yang bisa diakses siapa saja melalui laman resminya. Untuk wilayah Denpasar dan Badung, lima waktu salat pada 19 Oktober 2026 tercatat identik: Subuh 04.38 WITA, Zuhur 12.08 WITA, Asar 15.12 WITA, Maghrib 18.17 WITA, dan Isya 19.27 WITA.

Jadwal yang sama juga berlaku bagi Tabanan. Sementara Gianyar hanya berbeda satu menit pada Zuhur (12.07 WITA) dan Asar (15.13 WITA).

Selisih Waktu Antarwilayah di Bali

Karangasem mencatat waktu salat paling awal di antara sembilan wilayah. Subuh di Karangasem pukul 04.37 WITA, Zuhur 12.06 WITA, Asar 15.10 WITA, Maghrib 18.15 WITA, dan Isya 19.25 WITA.

Klungkung dan Bangli berada satu menit di atasnya. Klungkung: Subuh 04.37 WITA, Zuhur 12.07 WITA, Asar 15.11 WITA, Maghrib 18.16 WITA, Isya 19.26 WITA. Bangli: Subuh 04.38 WITA, Zuhur 12.07 WITA, Asar 15.11 WITA, Maghrib 18.16 WITA, Isya 19.26 WITA.

Buleleng mencatat Subuh 04.39 WITA, Zuhur 12.08 WITA, Asar 15.13 WITA, Maghrib 18.17 WITA, dan Isya 19.27 WITA. Adapun Jembrana menjadi wilayah dengan jadwal paling akhir: Subuh 04.41 WITA, Zuhur 12.10 WITA, Asar 15.15 WITA, Maghrib 18.19 WITA, Isya 19.30 WITA.

Rincian Jadwal Salat 19 Oktober 2026 per Wilayah

  • Denpasar: Subuh 04.38 | Zuhur 12.08 | Asar 15.12 | Maghrib 18.17 | Isya 19.27 WITA
  • Badung: Subuh 04.38 | Zuhur 12.08 | Asar 15.12 | Maghrib 18.17 | Isya 19.27 WITA
  • Gianyar: Subuh 04.38 | Zuhur 12.07 | Asar 15.13 | Maghrib 18.17 | Isya 19.27 WITA
  • Bangli: Subuh 04.38 | Zuhur 12.07 | Asar 15.11 | Maghrib 18.16 | Isya 19.26 WITA
  • Buleleng: Subuh 04.39 | Zuhur 12.08 | Asar 15.13 | Maghrib 18.17 | Isya 19.27 WITA
  • Jembrana: Subuh 04.41 | Zuhur 12.10 | Asar 15.15 | Maghrib 18.19 | Isya 19.30 WITA
  • Karangasem: Subuh 04.37 | Zuhur 12.06 | Asar 15.10 | Maghrib 18.15 | Isya 19.25 WITA
  • Klungkung: Subuh 04.37 | Zuhur 12.07 | Asar 15.11 | Maghrib 18.16 | Isya 19.26 WITA
  • Tabanan: Subuh 04.38 | Zuhur 12.08 | Asar 15.12 | Maghrib 18.17 | Isya 19.27 WITA

Mengapa Jadwal Salat Tiap Daerah Berbeda

Perbedaan beberapa menit itu muncul karena posisi matahari tidak sama di setiap titik koordinat. Wilayah di ujung timur Bali seperti Karangasem lebih cepat mengalami pergantian waktu salat dibanding Jembrana yang berada di barat.

Bimas Islam Kemenag memperbarui jadwal ini setiap hari dan bisa diakses gratis lewat laman resmi maupun aplikasi mobile. Warga disarankan mengecek ulang jadwal bila hendak salat berjamaah di masjid atau musala setempat, karena pengurus takmir biasanya memasang jadwal dengan pembulatan menit tersendiri.

Bacaan Niat Salat Lima Waktu

Berikut lafal niat beserta maknanya, seperti dikutip dari Bimas Islam Kemenag RI.

Subuh: Ushalli fardhol subhi rak'ataini mustaqhbilal kiblati ada-an ma'muman/imaaman illahi ta'ala. Artinya: Aku berniat salat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala.

Zuhur: Ushalli fardhol dzuhri arba'a rakatain mustaqhbilal kiblati ada-an ma'muman/imaaman illahi ta'ala. Artinya: Aku berniat salat fardu Zuhur empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala.

Asar: Usholli fardhol ahri tsalatsa rak'ataini mustaqbilal kiblati ada-an ma'muman/imaaman illahi ta'ala. Artinya: Aku berniat salat fardu Asar empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala.

Maghrib: Usholli fardhol maghribi tsalatsa rak'ataini mustaqbilal kiblati ada-an ma'muman/imaaman illahi ta'ala. Artinya: Aku berniat salat fardu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala.

Isya: Ushalli fardhol 'isya'i arba'a rak'ataini mustaqbilal qiblati asaan ma'muman/imaaman illahi ta'ala. Artinya: Aku berniat salat fardu Isya empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala.

Lafal adaan dipakai bila salat sendirian, ma'muman bila menjadi makmum, dan imaaman bila bertindak sebagai imam.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top