Pemkab Buleleng Kerahkan Disdagperinkop UKM Cek SPBU, Bupati Sutjidra Terapkan WFH ASN Tekan Konsumsi BBM

Penulis: Gilang Permana  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:48:01 WIB
Kepala Disdagperinkop UKM Buleleng Dewa Made Sudiarta menyampaikan hasil pengecekan SPBU di Buleleng.

BULELENG — Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta, menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU sejak pertengahan Oktober. Pemantauan rutin itu dilakukan menyusul informasi kelangkaan BBM dan antrean yang terjadi di lapangan.

Dari hasil pengecekan, kendala utama bukan pada keterbatasan pasokan. Menurut penjelasan Pertamina, stok BBM dalam kondisi aman, tetapi proses distribusi mengalami keterlambatan karena kapal pengangkut belum bersandar sesuai jadwal di Depo Manggis.

“Kami sudah terus berkoordinasi sejak awal. Bapak Bupati menginginkan tidak ada atau minim antrean BBM di Buleleng,” ujar Dewa Made Sudiarta.

Kapal Belum Sandar, Distribusi Bali Utara Tertunda

Dewa Sudiarta menjelaskan, dampak keterlambatan armada pengangkut dirasakan di seluruh wilayah Bali, bukan hanya di Buleleng. Pasokan ke SPBU di Bali Utara baru bisa berangsur normal setelah kapal pengangkut bersandar di Depo Manggis.

Pertamina telah melakukan percepatan distribusi secara bertahap ke seluruh SPBU. Pihak dinas berharap antrean masyarakat berangsur pendek seiring kelancaran pengiriman dari depo.

Bupati Sutjidra Instruksikan Koordinasi Intensif dengan Pertamina

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menginstruksikan jajaran dinas terkait turun langsung ke lapangan. Instruksi itu mencakup pemantauan ketersediaan stok sekaligus memastikan distribusi BBM berjalan lancar.

“Saya sudah instruksikan jajaran dinas terkait untuk mengawal langsung kondisi di lapangan dan berkoordinasi secara intensif dengan pihak Pertamina serta Depo Manggis,” tegas Sutjidra.

Selain mengawasi distribusi, Sutjidra menerapkan skema kerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Buleleng. Kebijakan itu disebutnya sebagai langkah menghemat konsumsi BBM di lingkungan pemerintahan.

“Sejalan dengan arahan Gubernur Bali, skema WFH ini akan mengurangi mobilisasi jajaran ASN, sehingga sudah barang tentu konsumsi BBM di Buleleng bisa ditekan,” imbuh Sutjidra.

Warga Diminta Tidak Panic Buying

Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Buleleng mengimbau masyarakat tetap tenang. Warga diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying saat mendatangi SPBU.

Imbauan itu disampaikan menyusul antrean panjang yang sempat muncul di sejumlah stasiun pengisian di Bali Utara. Menurut dinas, pasokan BBM terus disalurkan secara berkala ke seluruh SPBU di Kabupaten Buleleng.

Pemkab Buleleng menyatakan komitmen menjaga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama proses distribusi kembali normal. Koordinasi dengan Pertamina dan Depo Manggis akan terus berjalan hingga antrean di lapangan benar-benar surut.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: updatebali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top