BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 4 Meter di 4 Perairan Bali, Cuaca Sebagian Besar Cerah 14 Oktober 2026

Penulis: Feri Andika  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:48:02 WIB
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga empat meter di empat perairan Bali pada 14 Oktober 2026.

DENPASAR — Peringatan gelombang tinggi muncul bersamaan dengan prakiraan cuaca cerah di hampir seluruh kabupaten dan kota. Empat wilayah perairan berstatus tinggi, sementara dua perairan lain masuk kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter, yakni perairan utara Pulau Bali dan Selat Lombok bagian utara.

Pola angin permukaan jadi pemicunya. Di perairan utara Bali, angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 4 sampai 30 knot. Adapun di perairan selatan, angin bergerak dari timur hingga selatan pada kecepatan 4 sampai 20 knot.

Bagaimana Sebaran Cuaca di 9 Kabupaten/Kota Bali?

Data prakiraan harian BMKG menunjukkan variasi suhu dan kelembapan yang cukup lebar antarwilayah. Kota Denpasar cerah dengan suhu 26–32 derajat Celsius dan kelembapan 67–86 persen.

Badung dan Jembrana juga cerah. Suhu Badung berkisar 25–31 derajat Celsius dengan kelembapan 56–87 persen, sedangkan Jembrana 24–30 derajat Celsius dengan kelembapan 65–95 persen.

Klungkung dan Buleleng tak jauh berbeda. Klungkung cerah pada suhu 27–32 derajat Celsius dengan kelembapan 61–82 persen, sementara Buleleng 26–31 derajat Celsius dengan kelembapan 56–85 persen.

Dua wilayah tercatat berawan, yakni Tabanan dan Gianyar, keduanya bersuhu 25–31 derajat Celsius. Adapun Bangli dan Karangasem cerah berawan, dengan Bangli bersuhu 21–30 derajat Celsius dan kelembapan 37–98 persen, serta Karangasem 23–30 derajat Celsius dan kelembapan 50–96 persen.

Siapa Paling Rentan Terdampak Gelombang Tinggi?

Nelayan dan pelaku wisata bahari menjadi kelompok yang paling terekspos risiko. Aktivitas melaut di perairan selatan Bali, termasuk rute yang melewati Selat Badung dan Selat Lombok bagian selatan, berpotensi terganggu selama tiga hari ke depan.

BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, serta pelaku usaha wisata bahari terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi. Faktor keselamatan pelayaran diminta jadi prioritas utama selama periode peringatan berlaku.

Kapan Peringatan Berakhir dan Apa yang Perlu Dipantau?

Masa berlaku peringatan berakhir 17 Oktober 2026 pukul 08.00 WITA. Hingga waktu itu, warga pesisir dan operator kapal disarankan menunda perjalanan laut jika kondisi memburuk.

Pembaruan prakiraan dari BMKG menjadi rujukan utama karena kecepatan angin di perairan utara Bali tercatat bisa menyentuh 30 knot, level yang cukup untuk memicu gelombang tinggi di wilayah lain secara cepat.

Reporter: Feri Andika
Sumber: kabarbali.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top