JEMBRANA — Kabupaten Jembrana berhasil meraih peringkat pertama (Terbaik I) dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali Tahun 2026. Penghargaan ini diumumkan dalam Rapat Koordinasi Bappeda se-Bali 2026 yang digelar sebagai forum koordinasi perencanaan pembangunan antar-kabupaten/kota di Bali.
PPD merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemerintah daerah atas kinerja perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Penilaian mencakup berbagai indikator, mulai dari kualitas dokumen perencanaan, capaian target pembangunan, hingga inovasi daerah.
Penghargaan Pembangunan Daerah adalah apresiasi yang diberikan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas kepada pemerintah daerah. Penilaian dilakukan berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Di tingkat provinsi, Bappeda menjadi koordinator penilaian yang mengevaluasi kinerja perencanaan pembangunan seluruh kabupaten/kota. Hasil penilaian kemudian menjadi dasar untuk menentukan perwakilan ke tingkat nasional.
Dengan meraih Terbaik I, Jembrana berhasil mengungguli delapan kabupaten/kota lain di Provinsi Bali. Capaian ini menunjukkan konsistensi Jembrana dalam pengelolaan perencanaan pembangunan daerah.
Penilaian PPD biasanya mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk kualitas perencanaan, konsistensi antara perencanaan dan penganggaran, serta hasil pembangunan yang terukur. Daerah dengan skor tertinggi berhak atas peringkat teratas.
Rapat Koordinasi Bappeda se-Bali 2026 menjadi forum pertemuan bagi seluruh kepala Bappeda kabupaten/kota di Bali. Forum ini membahas sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Dalam rakor tersebut, hasil penilaian PPD diumumkan sebagai bagian dari agenda evaluasi kinerja perencanaan. Penghargaan diberikan langsung kepada perwakilan pemerintah daerah yang meraih peringkat teratas.
Peringkat pertama ini menjadi modal bagi Jembrana untuk melanjutkan program pembangunan yang sudah berjalan. Prestasi di tingkat provinsi juga membuka peluang Jembrana mewakili Bali dalam penilaian PPD tingkat nasional.
Pemerintah Kabupaten Jembrana diharapkan mempertahankan kinerja perencanaan yang sudah dinilai baik. Ke depan, tantangan pembangunan daerah tetap membutuhkan perencanaan yang adaptif terhadap kebutuhan warga.