BALI — Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada menilai saham MNC Group berpeluang rebound dari posisi saat ini. Peluang itu ditopang fundamental operasional yang belum terganggu isu pasar, plus kinerja unit digital PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang disebut mampu beradaptasi dengan pergeseran konsumsi media.
Reza menyatakan koreksi pasar yang terjadi sudah cukup terbatas, sehingga ruang kenaikan kembali terbuka lebar. Penilaian itu ia sampaikan pada Minggu (11/10/2026), merespons pergerakan saham emiten-emiten grup MNC.
"Kalau melihat dari harga saat ini, peluang untuk rebound ada," kata Reza.
Menurut Reza, salah satu penopang utama bisnis MNC Group terletak pada unit digitalnya, MSIN. Perseroan itu dinilai berhasil menyesuaikan diri di tengah pergeseran pola konsumsi masyarakat dari free to air ke platform digital.
"Di era digital saat ini, ada perubahan pola tontonan masyarakat dari free to air menjadi digital. Di grup MNC sudah ada MSIN yang bergerak di bidang digital dan mencatatkan kinerja yang baik," ujarnya.
Akselerasi di sektor digital disebut mampu mendorong performa keseluruhan grup menjadi lebih solid. Reza menambahkan, dorongan yang lebih kuat pada konten-konten digital akan menjadi pemicu positif bagi pertumbuhan kinerja media MNC Group secara keseluruhan.
Reza menyoroti isu yang beredar mengenai saham MNC Group. Menurutnya, dampak isu itu cenderung terbatas pada persepsi pasar dan tidak mengganggu fundamental bisnis secara signifikan.
"Dari sisi fundamental tidak banyak terpengaruh, maka pergerakan harga sahamnya pun kita harapkan juga bisa lebih baik," jelas Reza.
Pernyataan itu menempatkan sentimen jangka pendek dan kinerja operasional pada dua jalur berbeda. Reza melihat daya tarik lini bisnis digital dan fundamental operasional tetap menjadi motor utama penggerak kinerja ke depan.
Bagi investor, sinyal rebound dari analis biasanya perlu diuji dengan beberapa indikator. Pertama, konsistensi pertumbuhan pendapatan unit digital seperti MSIN dari kuartal ke kuartal. Kedua, seberapa besar kontribusi lini digital terhadap total pendapatan grup.
Ketiga, arah pergerakan harga saham itu sendiri setelah isu pasar mereda. Reza menilai koreksi yang ada sudah cukup terbatas, tapi pasar tetap yang menentukan apakah level saat ini benar-benar menjadi titik balik.
Reliance Sekuritas Indonesia menyampaikan pandangan ini sebagai respons atas kondisi perdagangan saham MNC Group. Tidak ada target harga spesifik yang disebutkan dalam penilaian tersebut.