Nusa Medica Luncurkan Ambulans Laut di Nusa Penida, Layani Evakuasi Medis 3 Pulau 24 Jam

Penulis: Eri Subagio  •  Rabu, 23 September 2026 | 11:47:02 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria meresmikan armada ambulans laut Nusa Medica di Pelabuhan Bias Munjul, Nusa Penida.

KLUNGKUNGBupati Klungkung I Made Satria meresmikan langsung armada darurat laut tersebut pada Selasa (22/9/2026). Peluncuran mengusung semangat "Connecting Islands, Saving Lives". Manajemen Nusa Medica menyebut kapal ini bersiaga penuh di Pelabuhan Bias Munjul.

Selama ini, evakuasi medis dari kawasan kepulauan Klungkung menghadapi kendala transportasi laut yang terbatas. Kondisi itu berisiko memperlambat pertolongan pertama bagi warga maupun wisatawan.

Peralatan Medis dan Kru Siaga 24 Jam

Direktur Operasional Nusa Medica Sea Ambulance, I Gede Yuda Kurniawan, memastikan spesifikasi kapal mengikuti pedoman teknis ambulans gawat darurat. Armada ini juga mengantongi sertifikat layak laut sesuai regulasi Kementerian Perhubungan.

"Spesifikasi ambulans laut kami sudah mengikuti pedoman teknis ambulans gawat darurat dan mengantongi sertifikat layak laut sesuai regulasi Kementerian Perhubungan. Armada ini dilengkapi peralatan medis canggih seperti ventilator, suction, monitor jantung, pasokan oksigen, obat-obatan lengkap, serta didampingi dokter dan perawat terlatih yang siap siaga 24 jam," terang Yuda Kurniawan.

Peralatan yang tersedia meliputi ventilator, suction, monitor jantung, hingga pasokan oksigen. Dokter dan perawat terlatih ikut bersiaga di atas kapal setiap saat.

Harapan Integrasi dengan SPGDT 119 Klungkung

Manajemen Nusa Medica berharap layanan ini segera terhubung dengan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) 119 milik Pemkab Klungkung. Integrasi itu dinilai penting agar evakuasi lintas pulau berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.

Bupati Satria menilai kesiapan sarana kesehatan menjadi kebutuhan mendesak bagi Nusa Penida sebagai destinasi pariwisata internasional. Wilayah Klungkung yang berbentuk kepulauan disebutnya menyimpan tantangan tersendiri saat terjadi kedaruratan medis.

"Karakteristik wilayah Klungkung yang berupa kepulauan menjadi tantangan tersendiri, terutama saat terjadi kondisi kedaruratan medis. Kehadiran ambulans laut ini kita harapkan mampu memantapkan kecepatan layanan medis dengan standar internasional, baik bagi warga lokal maupun wisatawan mancanegara," ujar Bupati Satria.

Bakti Sosial Warnai Peluncuran

Bupati menambahkan kolaborasi sektor swasta dan pemerintah krusial untuk menciptakan ekosistem pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata di wilayah kepulauan.

Rangkaian acara Grand Launching ditandai penyerahan dokumen legalitas sea ambulance serta penyerahan kenang-kenangan. Acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan aksi donor darah yang melibatkan warga pesisir serta jajaran instansi terkait di Nusa Penida.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: kabarbali.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top