Pemkab Badung Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas ke Pelajar di Hari Perhubungan Nasional ke-55

Penulis: Haris Maulana  •  Selasa, 15 September 2026 | 09:25:01 WIB
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan edukasi tertib lalu lintas kepada pelajar dalam peringatan Harhubnas ke-55 di SMA Negeri 2 Abiansemal, Senin.

Pemkab Badung menanamkan budaya tertib lalu lintas kepada pelajar lewat peringatan Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tahun 2026 di SMA Negeri 2 Abiansemal, Senin. Langkah itu diambil menyusul tingginya angka kecelakaan di jalan raya yang kerap melibatkan usia produktif. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyebut keselamatan berlalu lintas harus jadi gaya hidup, bukan sekadar takut sanksi.

BADUNG — Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menjadikan peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026 sebagai pintu masuk edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pelajar. Kegiatan berlangsung di SMA Negeri 2 Abiansemal, Senin, dengan melibatkan pihak kepolisian, sekolah, dan instansi terkait.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah jadi langkah preventif yang dipilih pihaknya. Alasannya, kecelakaan di jalan raya sering menimpa kelompok usia produktif.

Mengapa Sekolah Jadi Sasaran Utama Edukasi

Adi Arnawa menilai pendekatan ke pelajar bisa menekan tingkat fatalitas korban kecelakaan sejak dini. Edukasi dinilai lebih efektif ketimbang penindakan yang baru menyentuh setelah pelanggaran terjadi.

"Pemkab Badung secara khusus menanamkan karakter tertib hukum dan keselamatan berlalu lintas bagi pelajar melalui kolaborasi erat bersama pihak kepolisian, pihak sekolah, hingga instansi terkait," katanya.

Ia meminta pelajar mematuhi sejumlah aturan dasar: memakai helm saat mengendarai sepeda motor, menaati rambu, tidak memakai ponsel saat berkendara, dan menghormati pengguna jalan lain.

Keselamatan Diminta Jadi Gaya Hidup, Bukan Takut Sanksi

Menurut Adi Arnawa, keselamatan di jalan raya perlu bertransformasi menjadi bagian dari kebudayaan sehari-hari. Ia tidak ingin warga hanya tertib karena takut dikenai sanksi hukum.

"Sampai di tujuan dengan selamat itu jauh lebih penting daripada sampai dengan cepat. Pelanggaran lalu lintas bukanlah bentuk keberanian, melainkan sebuah kecerobohan yang mengancam masa depan," jelas dia.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengajak seluruh pihak menjadikan momentum Harhubnas sebagai pengingat bahwa keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama.

Rambu di Jalan Kartika Plaza Kuta Dibersihkan Massal

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung AA. Gde Rahmadi mengungkapkan rangkaian kegiatan Harhubnas ke-55 tidak berhenti di edukasi sekolah. Dinas juga menggelar apel pasukan dan aksi sosial.

"Kami juga telah melakukan pelayanan keselamatan berupa pembersihan massal fasilitas rambu-rambu lalu lintas di sepanjang Jalan Kartika Plaza Kuta demi memastikan kenyamanan pengguna jalan," ungkap dia.

Pembersihan fasilitas rambu di kawasan Kuta menyasar jalur yang ramai dilalui wisatawan dan warga lokal. Langkah itu disebut untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan sekaligus memastikan rambu tetap terbaca jelas.

Pemkab Badung belum merinci jadwal lanjutan sosialisasi ke sekolah-sekolah lain. Namun kolaborasi dengan kepolisian dan pihak sekolah disebut akan terus berjalan sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan di wilayah itu.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: bali.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top