Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster secara terbuka menyampaikan apresiasi kepada para pekerja atas kontribusi mereka dalam mendorong ekonomi daerah. Dalam sambutannya di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Koster mengucapkan terima kasih karena "keringat mereka menjadi mesin penggerak ekonomi daerah" dan juga memuji semangat pelaku usaha dalam berinvestasi dan membuka lapangan kerja.
Peringatan May Day 2026 Provinsi Bali menampilkan wajah baru dengan penekanan pada dialog konstruktif. Koster memuji perubahan tersebut, menyatakan "Tidak ada lagi ketegangan di jalanan. Yang ada adalah dialog yang sehat, jabat tangan yang erat, dan kebahagiaan yang dibagi rata."
Kehadiran lebih dari 1.200 peserta dari unsur pemerintah, pengusaha, hingga serikat pekerja dinilai Koster sebagai bukti nyata harmonisnya hubungan industrial di Bali. Peringatan May Day tahun ini tidak sekadar seremoni, melainkan respons konkret terhadap tantangan zaman yang dikemas dalam tema "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja".
Koster menegaskan bahwa kolaborasi harus melampaui tataran konsep. "Ini adalah bagian dari dharma bakti. Kita sadar sepenuhnya bahwa kemajuan ekonomi Bali mustahil dicapai jika kita berjalan sendiri-sendiri," ujarnya.
Gubernur menjelaskan hubungan timbal balik yang saling ketergantungan: kemajuan dunia usaha hanya terwujud jika digerakkan oleh pekerja yang kompeten dan sejahtera, sebaliknya kesejahteraan pekerja hanya terjamin ketika dunia usaha tumbuh sehat, tangguh, dan berkelanjutan. Ekosistem ini sejalan dengan visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" yang tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga jiwa dan kesejahteraan masyarakat Bali.
Koster, yang juga menjabat Ketua DPD PDIP Provinsi Bali, menegaskan komitmen pemerintah daerah menjadi jembatan kokoh bagi hubungan industrial. "Kami berdiri di tengah-tengah untuk memastikan investasi tetap kondusif, namun di saat yang sama, perlindungan terhadap hak-hak tenaga kerja adalah harga mati yang tidak bisa ditawar," katanya.
Selama acara berlangsung, Koster yang mengenakan pakaian adat Bali menyapa peserta dan menyerahkan bingkisan kepada pekerja penyandang disabilitas. Peringatan May Day 2026 diisi beragam kegiatan mulai dari jalan santai, pasar murah, pameran, hingga hiburan yang mencerminkan komitmen untuk membuat perayaan hari buruh lebih inklusif dan bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat Bali.