BIMA — Harapan warga Desa Mawu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, untuk memiliki akses jembatan yang layak akhirnya menemui titik terang. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan dana senilai Rp 275 juta untuk mendukung percepatan pembangunan Jembatan Raba Sa’u.
Jembatan di Kecamatan Ambalawi itu telah dinantikan warga selama puluhan tahun. Kondisi akses yang belum memadai menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi anak-anak sekolah yang harus berangkat dan pulang menuntut ilmu setiap harinya.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, Edy Purwanto, menjelaskan bahwa inisiatif ini diambil setelah pihaknya melihat urgensi jembatan dalam menunjang mobilitas harian serta sektor pendidikan warga. Menurutnya, manfaat pembangunan Jembatan Raba Sa’u sangat besar bagi masyarakat Desa Mawu.
“Selama puluhan tahun, jembatan ini menjadi harapan masyarakat. Terlebih, akses ini juga digunakan anak-anak sekolah dalam aktivitas mereka sehari-hari,” ujar Edy Purwanto.
Edy berharap suntikan dana dari program tanggung jawab sosial perusahaan ini mampu menghadirkan infrastruktur jangka panjang yang aman dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan warga.
Pemimpin Cabang PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae, Taufikurrahman, mengungkapkan rasa syukurnya karena perusahaan dapat ambil bagian dalam merealisasikan mimpi masyarakat setempat. Ia menilai dampak pembangunan ini tidak hanya dirasakan pelajar, tetapi juga masyarakat umum.
“Kami bersyukur PT Pegadaian dapat ikut mengambil bagian dalam mewujudkan harapan masyarakat Desa Mawu,” ungkap Taufikurrahman.
Dengan terealisasinya pembangunan Jembatan Raba Sa’u, roda perekonomian, kegiatan sosial, serta keamanan mobilitas warga dan generasi masa depan di Desa Mawu diharapkan meningkat secara signifikan. Akses yang lebih baik juga membuka peluang aktivitas ekonomi baru bagi warga yang selama ini terhambat oleh kondisi infrastruktur.