JakSinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Rano Karno Targetkan Satu Bioskop per Rusun

Penulis: Eri Subagio  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54:31 WIB
JakSinema resmi beroperasi di Rusun Pasar Rumput, Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (24/8/2026).

BALI — Jakarta mendapat ruang apresiasi baru bagi sineas lokal. Pemprov DKI Jakarta resmi mengoperasikan JakSinema di Rusun Pasar Rumput, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026), sebagai bagian dari visi menjadikan ibu kota sebagai kota sinema.

Harga Tiket dan Fasilitas JakSinema

Bioskop mini ini menempati kawasan rumah susun yang dikelola Perumda Pasar Jaya. Kolaborasi dengan Layar Digi menghadirkan fasilitas pemutaran film dengan kapasitas 43 kursi.

Bandrol tiket dibanderol ramah di kantong. Penonton cukup membayar Rp15 ribu pada hari biasa dan Rp20 ribu untuk pemutaran akhir pekan.

Visi Jakarta Kota Sinema dan Angka Penonton Film Nasional

Kehadiran JakSinema melengkapi program Jakarta Film Commission dan layanan terpadu Filming in Jakarta yang sudah berjalan. Pemprov DKI juga telah memangkas Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) hingga 50 persen untuk pemutaran film nasional.

Rano Karno menyebut industri film nasional sedang berada di fase pertumbuhan. Data Cinepoint dan pelacakan film nasional mencatat 93 film Indonesia tayang sepanjang Januari hingga Juli 2026 dengan total penonton 40.711.772 orang.

Pangsa penonton film nasional pada 2026 telah mencapai sekitar 67 persen.

Target JakSinema di Seluruh Rusun Jakarta

Rano menegaskan bioskop di kawasan permukiman bukan sekadar tempat hiburan. Kehadirannya membuka ruang ekonomi kreatif dan wadah apresiasi warga terhadap karya anak bangsa.

"Mudah-mudahan JakSinema ada di setiap rumah susun di seluruh Jakarta, agar penghuni rumah susun mendapat tempat hiburan dan bisa menyalurkan bakat. Saya yakin di setiap tempat ada anak-anak muda yang kreatif," ujarnya dalam keterangan resmi.

JakSinema Pasar Rumput sekaligus melengkapi revitalisasi kawasan Pasar Rumput yang mencakup penataan pasar dan digitalisasi transaksi menggunakan QRIS. Langkah ini memperkuat posisi Jakarta sebagai kota yang memberi ruang tumbuh bagi film dan ekonomi kreatif.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: kompasiana.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top