SKK Migas Buka Layanan Cepat di IPA Convex 2026, Target Layani 300 Vendor Migas

Penulis: Ivan Setiawan  •  Minggu, 24 Mei 2026 | 13:55:01 WIB
SKK Migas meluncurkan layanan digital untuk mempercepat verifikasi vendor di IPA Convex 2026.

BALI — Di tengah hiruk-pikuk pameran migas terbesar di Indonesia, SKK Migas justru mengubah stan pamerannya menjadi gerai layanan digital. Bukan sekadar pamer produk, booth CIVD (Centralized Integrated Vendor Database) dan IOG e-Commerce sengaja disulap menjadi tempat konsultasi dan verifikasi langsung bagi para vendor.

Rossa Fadilla, Analis Senior Strategi Rantai Suplai SKK Migas, mengatakan inisiatif ini untuk menjemput bola. "Penyedia barang dan jasa bisa mendapatkan pelayanan konsultasi secara one-on-one dan live verification sehingga proses penerbitan SPDA menjadi lebih cepat," ujarnya di sela acara, Kamis (21/5/2026).

Verifikasi Langsung, Dokumen Keluar Lebih Cepat

SPDA atau Sertifikat Pengganti Dokumen Administrasi selama ini menjadi momok bagi vendor karena prosesnya panjang. Lewat mekanisme live verification di booth, perusahaan bisa langsung memperbarui profil, registrasi, hingga percepatan penerbitan dokumen administrasi yang dibutuhkan untuk tender di Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

CIVD sendiri merupakan basis data terpusat yang menjadi rujukan seluruh KKKS. Setelah vendor lolos verifikasi, data legalitas perusahaan tidak perlu lagi diserahkan ulang setiap mengikuti tender di lingkungan hulu migas. Sistem ini memangkas pekerjaan administratif yang selama ini berulang di tiap kontraktor.

Menurut Rossa, jumlah target 300 perusahaan dalam tiga hari tergolong besar. "Setiap proses verifikasi memiliki tingkat kesulitan berbeda tergantung kelengkapan dokumen yang dimiliki masing-masing perusahaan," jelasnya.

Marketplace Khusus Migas: IOG e-Commerce

Setelah mengantongi SPDA, para vendor bisa langsung masuk ke ekosistem IOG e-Commerce, marketplace digital khusus industri hulu migas. Platform ini menjadi sarana transaksi pengadaan barang dan jasa secara daring untuk kebutuhan operasional KKKS.

Produk yang tersedia mencakup peralatan operasi, perlengkapan keselamatan kerja, komponen industri, hingga jasa pendukung. Nilai transaksi di marketplace ini mencapai Rp1,5 miliar per pembelian langsung. "Setelah didapatkan SPDA, PBJ bisa mendaftar di aplikasi IOG e-Commerce yang merupakan aplikasi untuk pembelian langsung barang," kata Rossa.

Platform ini dilengkapi fitur order tracking, katalog elektronik, pemantauan transaksi, dan integrasi data dengan CIVD. Artinya, vendor yang sudah tersertifikasi tidak perlu lagi melakukan proses administrasi ulang saat bertransaksi di marketplace.

Keselamatan Kerja Juga Jadi Syarat Mutlak

Selain dua layanan digital itu, SKK Migas juga membuka konsultasi sistem manajemen keselamatan kontraktor (CHSMS). Hascaryo Rat Kusomo, Koordinator Kelompok Kerja K3LL SKK Migas, menekankan sertifikat e-CHSEMS menjadi syarat wajib bagi mitra kerja yang ingin memenangkan tender.

"Oil and gas company atau KKKS semuanya dibantu oleh mitra kerja atau 90%. Oleh karena itu kita harus memastikan bagaimana mitra kerja ini bisa bekerja secara aman dan selamat," ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital SKK Migas yang tidak hanya mendorong efisiensi, tapi juga tata kelola industri yang lebih transparan. Dengan integrasi data vendor lintas KKKS, praktik mark-up dan dokumen ganda diharapkan bisa ditekan.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top