Wayan Koster Siapkan Desa Adat Insentif Penanganan COVID-19

  • Whatsapp

LENSABali.Com, Denpasar – Gubernur Bali, Wayan Koster menyiapkan insentif bagi Desa Adat terkait upaya penanganan dan pengendalian penyebaran COVID-19 yang selama ini dilaksanakan melalui satgas gotong royong. Insentif yang dialokasikan dalam APBD Perubahan Provinsi Bali Tahun 2020 ini diharapkan mampu memantik kembali semangat Satgas Gotong Royong berbasis desa adat yang belakangan dinilai agak kendur. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Koster saat melakukan tatap muka secara virtual dengan Bendesa Adat se-Bali, Jumat (3/7).

Awalnya, Gubernur berencana memberikan insentif dengan jumlah bervariasi dengan tolak ukur capaian masing-masing desa adat. Namun dalam sesi diskusi, sejumlah bendesa adat mengusulkan jumlah insentif yang seragam, karena selama ini seluruh desa adat di Bali telah melakukan langkah-langkah penanganan dan pengendalian penyebaran COVID-19 sesuai dengan arahan gugus tugas. Mengkomodir aspirasi dari para Bendesa Adat, Gubernur akan mendiskusikan kembali besaran insentif dengan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali.

Selain tambahan insentif yang akan dialokasikan pada APBD Perubahan 2020, Gubernur juga menjanjikan peningkatan bantuan untuk Desa Adat pada tahun 2021 mendatang. ā€œSekarang bantuannya sebesar Rp. 300 juta, mengenai berapa penambahannya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Akan saya diskusikan dengan MDA Provinsi Bali dan nanti pada waktunya akan diumumkan,ā€ pungkas Wayan Koster.Redaksi/LB

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *