BaliNews

Air Terjun Sekumpul Kian Dikenal, Pemkab Buleleng Absen

Lensa Editorial

Istimewa/Tidemann Esbjug YouTube channel

Geliat pariwisata kini juga mulai merambah ke wilayah pinggiran dengan potensi wisata yang tak kalah menariknya dengan kawasan wisata yang sudah banyak dikenal di Bali.

Salah satu obyek wisata yang mulai diminati pengunjung adalah obyek wisata alam air terjun Sekumpul, Singaraja. Air terjun yang berada di wilayah Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng ini memiliki daya tarik keindahan alam dengan beberapa titik air terjun yang sangat menarik perhatian.

Istimewa/Tidemann Esbjug YouTube channel

Obyek wisata yang berjarak 76 Km dari Kota Denpasar dan 20 Km dari ibu kota Kabupaten Buleleng, Singaraja ini mulai dikenal semenjak para pengunjung mengunggah foto-foto tentang air terjun yang ada di Sekumpul melalui media sosial beberapa tahun belakangan.

Istimewa/Tidemann Esbjug YouTube channel

Seiring waktu, kini obyek wisata dengan setidaknya 7 (tujuh) titik air terjun ini mulai ramai. Penduduk lokal yang mulai sadar dengan potensi wisata Sekumpul, perlahan berbenah secara mandiri. Mereka mulai menawarkan paket-paket wisata mulai dari tracking hingga yoga.

Pihak Desa kemudian melakukan berbagai upaya untuk mengelola obyek wisata alam ini. Salah satunya adalah dengan menggandeng pemuda lokal untuk menjadi pemandu. Hal ini dilakukan mengingat lokasi obyek wisata ini harus ditempuh dengan jalan kaki setelah sampai di lokasi parkir dengan menuruni anak tangga yang jaraknya mencapai 500 meter.

Istimewa/Tidemann Esbjug YouTube channel

Di tengah menggeliatnya iklim wisata di Desa Sekumpul, ada hal yang cukup mengusik perhatian redaksi, Hingga saat ini, fasilitas dan sarana penunjang lainnya yang berada di kawasan menuju obyek wisata terkesan tak tergarap. Beberapa anak tangga menuju lokasi wisata rusak dan memprihatinkan, sebagian akses jalan  juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Istimewa

Tak hanya itu, untuk menunjang kemampuan para pemuda dalam memandu wisatawan, pihak desa mengundang pelatih bahasa Inggris dari luar Bali.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, untuk kegiatan ini, biaya yang harus dikeluarkan mencapai jutaan rupiah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng yang selama ini telah menarik retribusi dari obyek wisata Sekumpul terkesan tidak hadir dalam pembangunan sarana dan pengembangan sumber daya lokal untuk menunjang kegiatan pariwisata di Sekumpul.

Istimewa

Seharusnya, dengan potensi keindahan alam yang mulai diminati para wisatawan, Pemkab hadir untuk mendampingi pihak desa dalam rangka pembangunan sarana prasarana serta peningkatan sumber daya masyarakat lokal.

Sehingga dengan kondisi seperti ini, perkembangan wisata di Sekumpul berjalan lambat. Kian meningkatnya kunjungan wisatawan tidak diimbangi dengan perbaikan sarana dan peningkatan SDM masyarakat lokal.

Istimewa/Tidemann Esbjug YouTube channel

Jika Pemkab hadir dan mendorong perbaikan sarana dan peningkatan SDM masyarakat lokal, maka bukan tidak mungkin wisata alam Sekumpul akan berkembang dengan pesat dan semakin banyak menarik perhatian para wisatawan. Secara langsung, juga akan berdampak pada perputaran roda ekonomi masyarakat sekitar.

I Ketut Sukiasa                                     

Pimpinan Umum Lensabali.com

Leave a Reply