amlapura-beritaBali

Miroslav Hovezak, Warga Ceko Yang Aktif Kembangkan Bisnis Untuk Perkenalkan Bali ke Mancanegara

Pulau Bali merupakan bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang menjadi salah satu destinasi wisata dunia. Sepanjang tahun, pulau yang dikenal sebagai Pulau Dewata ini hampir tidak pernah sepi oleh pelancong mancanegara.

Selain memiliki daya tarik pariwisata, Pulau Bali juga dikenal dunia sebagai tujuan investasi para pebisnis dari berbagai negara. Iklim investasi di Bali yang terus berkembang juga menjadi magnet bagi para investor asing untuk berbisnis dan menanamkan modalnya di pulau yang kental dengan nuansa mistis ini.

Kehadiran warga negara asing (WNA) di Bali seolah telah menyatu dengan keberadaan masyarakat lokal, berada dalam satu putaran roda ekonomi pariwisata yang harmonis. Namun demikian tak jarang keharmonisan ini dirusak oleh oknum-oknum baik itu dari kalangan WNA maupun masyarakat lokal.

Seperti diketahui, akhir-akhir ini marak kejahatan yang tidak hanya dilakukan oleh oknum masyarakat lokal terhadap WNA, namun juga sebaliknya, oknum WNA juga tak jarang melakukan kejahatan yang mengganggu kenyamanan masyarakat lokal. Mulai dari kejahatan ringan, seperti perkelahian, hingga aksi kriminal berat seperti pencurian dengan kekerasan, perampokan hingga kejahatan narkotika. Baru-baru terjadi aksi pembobolan sejumlah ATM yang dilakukan oknum WNA di Bali hingga yang masih hangat tentang perampokan gerai penukaran uang yang dilakukan oleh komplotan dari negara Rusia.

Di tengah dinamika positif negatif dalam hubungan antara WNA dengan masyarakat lokal, ada sebuah cerita menarik yang layak dicontoh, di mana seorang tokoh pebisnis dari Republik Ceko yang sudah sejak 23 tahun lalu berkiprah mengembangkan bisnis di Bali sehingga mampu menyerap tenaga kerja lokal dan membuka jalur investasi internasional ke Pulau Bali.

Adalah Miroslav Hovezak, seorang pebisnis properti yang sejak 1995 mulai membuka lahan bisnis di Pulau Bali. Pria 53 tahun yang dikenal di negaranya sebagai ahli properti ini mulai membangun beberapa villa di beberapa wilayah pinggiran di Pulau Bali. Naluri bisnisnya terbukti manakala di setiap pembangunan properti di beberapa wilayah di Bali, kehidupan ekonomi masyarakat sekitar ikut menggeliat sehingga secara tidak langsung mendorong peningkatan taraf hidup warga lokal Bali.

Suami dari Lenka Hovezak ini terus mengembangkan bisnis properti yang berwawasan wisata di beberapa wilayah di Bali seperti Karangasem, Gianyar dan Tabanan. Tak hanya itu, bekerjasama dengan tokoh herbal Bali I Gede Ngurah Wididana atau Pak Oles, Hovezak juga ikut memasarkan produk lokal Bali milik Pak Oles yaitu Minyak Oles Bokashi (MOB) sehingga saati ini produk tersebut begitu dikenal di kawasan Eropa Timur.

Hovezak yang merupakan pelaku bisnis properti, hiburan dan perminyakan ternama di Eropa ini juga turut andil dalam memperkenalkan Bali kepada WNA terutama di Kawasan Eropa Timur seperti Republik Ceko, Slovakia, Russia, Ukraina dan beberapa negara Skandinavia lainnya.

Keberadaan Hovezak ini menjadi penting bagi masyarakat pariwisata Bali. Sampai saat ini, ia rajin bolak-balik dari Ceko ke Pulau Bali untuk memastikan bahwa bisnisnya terus berjalan dan berkembang dengan baik tanpa mengesampingkan kearifan lokal masyarakat Bali.

Leave a Reply